SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah postingan di media sosial Facebook ramai jadi perbincangan hangat warganet. Bagaimana tidak, disebutkan bahwa beberapa mobil di atas 1.400 cc mulai tanggal 1 Juni 2026 tidak akan bisa menggunakan BBM jenis Pertalite.
Diunggah oleh akun Facebook dengan username Indra Nirwana pada 21 Mei 2026, dengan narasi beberapa merek mobil tidak akan mendapatkan akses untuk mengisi Pertalite dan berlaku mulai awal Juni ini.
Berikut isi narasi dalam unggahan yang dibagikan:
“Ini daftar mobil yang tidak boleh menggunakan pertalite. Diberlakukan mulai tggl 1 Juni 2026. Ini daftar mobil yg TIDAK BOLEH menggunakan PERTALITE MERK DAN TIPE MOBIL DIATAS 1.400 Cc YANG AKAN DILARANG ISI PERTALITE,” tulis dalam gambar yang dibagikan.
Baca Juga: 50,3 Persen Anak Indonesia Terpapar Konten Seksual di Medsos
Dimana beberapa jenis merek mobil yang akan dilarang meliputi Toyota Avanza kecuali varian mesin 1.300 cc, Veloz, Voxy, Alphard, Vellfire hingga Vios, lalu merek lainnya seperti Daihatsu, Honda, Suzuki, KIA, Wuling, Mazda, Hyundai, BMW, Nissan, Mitsubishi, dan Isuzu.
Ini tentunya menjadi pertanyaan bagi masyarakat yang melihat postingan ini, dimana narasi ini memungkinkan dapat menimbulkan kepanikan bagi masyarakat yang jenis mobilnya terdaftar dalam larangan tersebut.
Apakah kabar ini benar adanya?
Cek Fakta:
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Sukabumiupdate.com, hal itu langsung dibantah oleh Pertamina bahwa klaim tersebut adalah tidak benar.
“Belakangan ini beredar informasi yang menyebutkan bahwa kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc dilarang mengisi BBM bersubsidi jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026. Dapat kami informasikan bahwa hal tersebut TIDAK BENAR,” tulis dalam keterangan.
Pertamina juga mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dalam mengakses informasi dari pastikan selalu memastikan melalui akun resmi terpercaya.
“Mobil 1.400 cc ke atas bisa isi pertalite masyarakat tetap dapat membeli BBM subsidi sesuai ketentuan berlaku,” tulisnya lagi.
Kesimpulannya, klaim yang menyebut “Mobil diatas 1.400 cc dilarang isi Pertalite mulai 1 Juni 2026” tidak terbukti benar dan tergolong sebagai hoaks.




