Studi Ilmuwan Temukan Ribuan Virus Baru di Lautan

Senin 11 April 2022, 11:25 WIB

SUKABUMIUPDATE.com -  Para ilmuwan di The Ohio State University tengah melakukan penelitian dan melaporkan lebih dari 5.000 spesies baru telah diidentifikasi di lautan.

Para peneliti studi yang menganalisis puluhan ribu sampel air dari seluruh dunia tersebut, berburu virus RNA atau virus yang menggunakan RNA sebagai materi genetiknya.

Baca Juga :

Mengutip dari suara.com, salah satu virus tersebut mencakup Novel coronavirus. Virus ini kurang dipelajari dibandingkan dengan virus DNA, yang menggunakan DNA sebagai materi genetiknya.

Keragaman virus yang baru ditemukan begitu besar sehingga para ahli mengusulkan, penggandaan jumlah kelompok taksonomi yang diperlukan untuk mengklasifikasikan virus RNA, dari lima filum yang ada menjadi 10 filum.

"Ada begitu banyak keragaman baru virus yang ditemukan dan seluruh filum baru ditemukan di seluruh lautan, yang menunjukkan mereka penting secara ekologis," kata Matthew Sullivan, profesor mikrobiologi dan penulis studi, dikutip dari Live Science, Senin (11/4/2022).

Studi virus RNA biasanya difokuskan pada virus-virus yang menyebabkan penyakit.

Beberapa virus RNA yang terkenal termasuk influenza, Ebola, dan virus Corona yang menyebabkan Covid-19. Tapi itu hanyalah sebagian kecil virus RNA di Bumi.

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Science, para peneliti menganalisis 35.000 sampel air yang diambil dari 121 lokasi di kelima lautan dunia.

Tim ilmuwan memeriksa urutan genetik yang diekstraksi dari organisme air yang dikenal sebagai plankton.

Para ahli menemukan urutan milik virus RNA dengan mencari gen kuno yang disebut RdRp. Analisis menunjukkan sebanyak lebih dari 44.000 sekuens dengan gen ini.

Baca Juga :

Namun, gen RdRp berusia miliaran tahun dan telah berevolusi berkali-kali.

Karena evolusi gen tidak dapat dilacak, sulit bagi para peneliti untuk menentukan hubungan evolusi antara urutan.

Oleh karena itu, para ahli menggunakan pembelajaran mesin untuk membantu megurutkannya.

Secara keseluruhan, tim mengidentifikasi sekitar 5.500 spesies virus RNA baru yang termasuk dalam lima filum yang ada, serta lima filum yang baru diusulkan.

Filum baru tersebut mencakup Taraviricota, Pomiviricota, Paraxenoviricota, Wamoviricota dan Arctiviricota.

photoPenyebaran virus RNA - (Via Suara.com)<

Spesies virus dalam filum Taraviricota sangat melimpah di perairan beriklim sedang dan tropis, sementara virus dalam filum Arctiviricota berlimpah di Samudra Arktik.

Dengan memahami bagaimana gen RdRp menyimpang dari waktu ke waktu dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kehidupan awal berevolusi di Bumi.

SUMBER: SUARA.COM

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 23:49 WIB

8 Fakta di Balik Misteri Penemuan Tengkorak Manusia di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di sebuah kebun di belakang Perumahan Nadira, Kampung Cioray, Sukabumi, pada Senin (24/6/2024) telah menghebohkan warga setempat.
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Jawa Barat24 Juni 2024, 22:34 WIB

Terbukti Curang, Disdik Jabar Coret 199 Siswa dari PPDB SMA/SMK 2024

Dinas Pendidikan Jawa Barat membatalkan 168 siswa atau calon peserta didik setelah pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB SMA 2024
Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi24 Juni 2024, 22:12 WIB

Peninggalan Bersejarah: Pos Security Zaman Belanda di Surade Sukabumi Masih Kokoh

Bangunan bersejarah dari masa penjajahan Belanda masih tegak kokoh di tepi Sungai Cikarang, berbatasan antara Desa Pasiripis Kecamatan Surade
Peninggalan zaman Belanda berupa bangunan yang dahulunya merupakan pos security | Foto : Ragil Gilang
Keuangan24 Juni 2024, 21:12 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kecam Aksi Calo Klaim Program Jaminan Sosial

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan secara tegas mengutuk praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial yang dilaksanakannya.
Ilustrasi praktik calo dalam pendaftaran program jaminan sosial | Foto : Pixabay
Opini24 Juni 2024, 21:00 WIB

Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan

Teknik kultur jaringan tanaman (plant tissue culture technique) tidak dapat dipisahkan dari berbagai teknologi terkini yang mewarnai kemajuan bidang pertanian.
Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan | Foto : Pixabay
Sehat24 Juni 2024, 21:00 WIB

Pengaruh Terhadap Gula Darah: 3 Tips Memperbaiki Kualitas Tidur Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com/DC Studio)
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Selain Celana Merah dan Bra Ada Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak di Cioray Sukabumi

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari