Apakah Manusia Dapat Hidup di Luar Angkasa?

Senin 11 April 2022, 08:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Mungkin salah satu dari kita memiliki cita-cita dapat hidup di Luar angkasa seperti dalam film Guardian Of The Galaxy.

Namun apakah sebenarnya manusia dapat hidup bahkan membuat sebuah negara di luar angkasa?

Sebelum jauh ke luar angkasa, Bumi merupakan tempat paling enak saat ini di alam semesta untuk manusia karena memiliki oksigen, air dan lainnya. Selain itu tubuh manusia juga sudah dapat menyesuaikan dengan suhu dan cuaca.

Baca Juga :

Bumi juga memiliki lapisan atmosfer, lapisan ini tentunya dapat melindungi kita dari banyak hal.

Lantas apakah keadaan di Bumi ini sama dengan luar angkasa?

Jika dilihat dari kasat mata, luar angkasa memang sangat indah namun keadaan disana ternyata jauh lebih kejam daripada hidup di Ibu Kota Jakarta seperti dilansir dari kanal YouTube Kok Bisa?.

Jika bukan manusia super, maka mustahil bisa bertahan lama karena pastinya disana hampa udara dan tidak ada Oksigen.

Tanpa oksigen manusia dalam waktu 15 Menit saja akan pingsan, jika ditambah satu setengah menit lagi dan nyawa kita akan melayang. Disisi lain suhu di sana dapat membuat kita membeku atau justru malah panas setengah mati yang membakar dan tambah gaya gravitasi yang menahan tubuh kita pun akan mengambang dan terus mengambang sampai akhir jaman.photoIlustrasi ISS - (iStock)

Untungnya, para ahli berhasil mencari solusi dari  masalah ini, melalui kemajuan teknologi-teknologi canggih seperti Voyager 1( 20,6 Miliar KM dari Bumi) yaitu dengan meluncurkan wahana antariksa dan menciptakan stasiun luar angkasa seprti ISS.

Stasiun ini dilengkapi dengan cadangan oksigen (Electrolysis Oxygen Generator) dan juga pelindung buatan (Whipple Shield) yang bisa melindungi penumpangnya dari ancaman luar seperti radiasi berbahaya.

Di stasiun inilah para ahli astronomi meneliti luar angkasa secara langsung termasuk kemungkinan manusia bisa hidup diluar Bumi.

Untuk dapat hidup di sana, para astronot pun memakai baju khusus yang berfungsi seperti stasiun luar angkasa bernama Extravehicular Mobility Unit.

Jika kenyamanan Bumi sudah dirasa, maka manusia akan merasa hidup jauh lebih sulit saat diluar angkasa. 

Selain pulang dan pergi yang susah, makanan dan air jadi barang langka. Para astronot pun sampai harus mendaur ulang air seni dan keringat mereka sendiri untuk mandi dan keperluan sehari-hari.

Selain itu tubuh kita juga mengalami efek samping apalagi kalau kita mulai kelamaan menjauhi bumi. Karena itu, meskipun di luar angkasa para astronot tetap harus rajin berolahraga dan menjaga kesehatan.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Editor :
Berita Terkini
Keuangan20 Juli 2024, 07:00 WIB

10 Tips Menabung untuk Investasi Masa Tua, Hidup Bahagia dan Sejahtera

Kurangi pengeluaran yang tidak perlu dan fokus pada kebutuhan daripada keinginan bisa menjadi cara hidup yang membantu suksesnya investasi masa tua.
Ilustrasi. Menabung untuk Investasi Masa Tua (Sumber : Freepik/@freepik)
Science20 Juli 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 20 Juli 2024, Cek Dulu Langit di Akhir Pekan

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Sabtu Juli 2024.
Ilustrasi - Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan dan berawan pada Sabtu Juli 2024. (Sumber : pexels.com/Jonathan Young)
Food & Travel20 Juli 2024, 05:30 WIB

Spot Berburu Kerang, Sisi Lain Pantai Cikadal Sukabumi Lokasi Utama GCS Ke-3

Pantai Cikadal di Desa Mandrajaya Ciemas Sukabumi disebut juga Pantai Patireman. Lokasi favorit berburu tiram atau kerang laut.
Warga saat berburu tiram/kerang laut di Pantai Cikadal atau Pantai Patireman, Desa Mandrajaya, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi19 Juli 2024, 23:32 WIB

Identitas Wanita Korban Tabrak Lari di Parungkuda Sukabumi Terungkap

Keluarga korban tabrak lari di Parungkuda Sukabumi berharap polisi bisa menangkap pelaku.
Polisi saat olah TKP kasus kecelakaan yang menewaskan seorang wanita usai disambar mobil di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto : Istimewa)
Nasional19 Juli 2024, 22:41 WIB

Wanita Sukabumi Ini Ditangkap Bareskrim Karena Terlibat Kasus Scam Online Internasional

Berikut peran dari Wanita Sukabumi yang ditangkap Bareskrim Polri saat pulang kampung karena terlibat kasus Scam Online Internasional Jaringan Dubai.
Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Alfis Suhaili saat konpers terkait penangkapan wanita Sukabumi tersangka scam online internasional di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Sumber : Humas Polri)
Sehat19 Juli 2024, 21:44 WIB

BPA pada Kemasan Air Minum Dilarang, Uni Eropa Resmi Terapkan Akhir 2024

Sebanyak 27 negara maju yang bergabung dalam Uni Eropa tegas menyatakan, BPA sudah tidak boleh lagi digunakan mulai akhir tahun 2024.
(Foto Ilustrasi) Uni Eropa mengeluarkan aturan terkait penggunaan BPA pada kemasan galon isi ulang. | Foto: Istimewa
Life19 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mendidik Anak ADHD dengan Pola Pengasuhan yang Efektif dan Tepat

Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan.
Ilustrasi - Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan. (Sumber : unsplash.com/@Séan Gorman)
Sukabumi19 Juli 2024, 20:53 WIB

Resmi Jadi Kapolres Sukabumi Kota, Ini Pesan AKBP Rita Suwadi

Kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota baru disambut polisi cilik dan tradisi pedang pora.
Tradisi pedang pora sambut kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota yang baru. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi19 Juli 2024, 20:32 WIB

Harapan Anggota DPRD Sukabumi Terkait Penyelenggaraan Healthy Cities Summit 2024

Harapan dan pesan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi terkait penyelenggaraan event HCS 2024 pada 28-31 Juli 2024 mendatang.
Badri Suhendi, Anggota Komisi I DPRD Fraksi Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto: dok setwan
Sukabumi19 Juli 2024, 20:00 WIB

Terekam CCTV, Wanita Tanpa Identitas Tewas Ditabrak Lari Mobil di Parungkuda Sukabumi

Berikut keterangan Polisi terkait insiden wanita tanpa identitas tewas ditabrak lari mobil saat menyeberang jalan di Parungkuda Sukabumi.
Wanita tanpa identitas jadi korban tabrak lari mobil di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto: Tangkapan layar CCTV/Istimewa)