bankbjb

BMKG Beberkan 8 Fakta Gempa Selatan Tegalbuleud Sukabumi

Fitriansyah
Penulis
Selasa 27 Apr 2021, 19:00 WIB
BMKG Beberkan 8 Fakta Gempa Selatan Tegalbuleud Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika) memperbarui data (update) dari gempa di perairan Selatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. gempa ini mengguncang kuat di pesisir selatan Sukabumi dan menjalar hingga ke Bandung, kota kabupaten di Jawa Barat hingga Jakarta.

Koordinator bidang mitigasi gempa bumi dan tsunami BMKG, Dr Daryono mengirimkan analisis 8 fakta tentang gempa ini. 

1. Gempa terjadi pada hari Selasa 27 April 2021 pukul 16.23.39 WIB dengan magnitudo update Mw 5,0.

2. Episenter terletak pada koordinat 7,74 LS dan 106,92 BT tepatnya di laut pada jarak 89 km arah Selatan Kota Sukabumi, Jawa Barat, pada kedalaman 58 km.

Baca Juga :

3. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposentrumnya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal yang diduga dipicu adanya penyesaran/patahan dalam Lempeng Indo-Australia. Sehingga gempa ini dapat disebut sebagai gempa intraslab (oceanic intraslab earthquake) seperti halnya gempa 6,1 yang terjadi di selatan Jawa Timur pada 10 April 2021 lalu.

4. Gempa ini memiliki mekanisme sumber berupa pergerakan geser atau mendatar (strike-slip fault).

photoMutakhirkan pendataan, BMKG belum menerima laporan dampak kerusakan akibat gempa yang terjadi pada Selasa, 27 April 2021 sore. - (Istimewa)</span

5. Gempa ini dirasakan di wilayah cukup luas hingga Tangerang dan Jakarta. Di daerah Sukabumi, Rangkasbitung, Bayah, Cihara, Cilograng, Panggarangan, dan Bogor, guncangan dirasakan dalam skala intensitas III MMI. Sementara di  Tangerang Selatan, Jakarta, dan Bandung, dirasakan dalam skala intensitas II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan rumah yang ditimbulkan akibat gempa.

6. Gempa ini tidak berpotensi tsunami karena hiposentrumnya relatif dalam, dengan kekuatan yang relatif kecil untuk dapat menciptakan deformasi lantai samudra dan mengganggu kolom air laut.


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini