Keluarga Alm Mantan Wali Kota Sukabumi Dua Periode, Belum Nyatakan Dukungan di Pilkada 2018

Kamis 19 Okt 2017, 12:57 WIB
Keluarga Alm Mantan Wali Kota Sukabumi Dua Periode, Belum Nyatakan Dukungan di Pilkada 2018

SUKABUMIUPDATE.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sukabumi 2018, keluarga besar almarhum Mokh Muslikh Abdussyukur, mantan Wali Kota dua periode (2003-2008/2008-2013), belum menyatakan dukungannya secara khusus, kepada salah satu kandidat bakal calon (Balon).

Hal tersebut mengemuka, lantaran munculnya pemberitaan di media massa lokal Sukabumi yang mengkaitkan istri almarhum, Isye Muslikh Abdussyukur dengan salah satu relawan, berfoto bersama sambil memegang poster salah satu kandidat Balon Wali Kota.

BACA JUGA: Didukung Relawan Hiber, Kandidat Balon Wali Kota Sukabumi Ini Mengaku masih Fokus Kerja

"Saya ingin klarifikasi kaitan foto dengan salah satu bakal calon (Bakal) Wali Kota Sukabumi, dan secara khusus, saya belum menjatuhkan dukungan kepada siapapun, karena waktunya masih lama," tegas Isye, kepada awak media di kediamannya, di Perumahan Cimahpar II, Kamis (19/10/2017).

Menurutnya, semua kandidat Balon memiliki niat baik untuk menjadi pemimpin Kota Sukabumi. "Semua orang berhak mencalonkan, tapi sampai saat ini, saya belum menyatakan dukungan khusus kepada siapapun," tegasnya kembali.

Foto bersama dengan salah satu relawan kandidat Balon Wali Kota, tambah Isye, tidak tahu, dan tiba-tiba diminta foto bersama, lalu memegang poster tanpa melihat, kalau ada foto kandidat Balon Wali Kota tersebut.

"Saya sedang makan siang, karena banyak yang kenal, saya diminta foto bersama. Tidak lama, ada yang meminta memegang poster, dan tidak tahu, kalau itu poster kandidat calon," katanya.

BACA JUGA: Dibawah Rintik Hujan Partai Idaman Kota Sukabumi Daftar KPU

Sementara, D.S Kaka sebagai anak pertama alm Muslikh Abdussyukur, menegaskan ibunda sebelum foto bersama sedang makan bersama teman-temannya di sebuah restoran di jalan Lingkar Selatan.

"Jadi tidak ada acara deklarasi, karena usai makan tiba-tiba ada yang minta foto sama ibu," katanya.

Ditegaskan kembali oleh Kaka, tidak benar orang tuanya mendukung atau masuk relawan apapun.

"Kami sangat menyesalkan atas kejadian ini. Saya mengimbau kepada orang tidak bertanggungjawab untuk tidak melakukan hal-hal yang sekiranya merugikan keluarga besar kami," katanya.

BACA JUGA: Tunggu 15 Oktober, Ribka Bicara Peluang Hanafie Melawan Kader Banteng di Pilkada Kota Sukabumi

Ditanya soal harapan calon pemimpin di Kota Sukabumi, Kaka mengungkapkan, sesuai pesan almarhum, siapapun orangnya yang penting amanah serta bisa meneruskan yang bagus dan menghilangkan yang jeleknya.

"Semua berpotensi, karena orang-orang yang punya kemampuan itu di Kota Sukabumi cukup banyak," pungkasnya.

 

Editor :
Berita Terkini