SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi bisa membantu abah Aban, lansia 75 tahun yang tinggal seorang diri di gubuk 3x3 meter, dan hidup dengan hanya mengandalkan bantuan dari warga sekitar. Namun untuk membantu Abah yang tercatat sebagai warga Gang Samsi RT 04/16, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi ini, harus memenuhi sejumlah syarat.
Camat Cikole, Ayi Jamiat yang ditemui sukabumiupdate.com, Senin (30/1) menegaskan bantuan berupa pembangunan dari rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi layak, memiliki aturan main. Salah satunya adalah tanah, program RTLH harus ditanah milik sendiri, dalam hal ini warga yang akan dibantu.
“Masalahnya abah Aban ini kan tinggal di tanah orang lain. Tapi kalau pemilik tanah menghibahkan tanah tersebut untuk Abah, segera kita bangun,†tutur Ayi.
Ada sejumlah program yang siap diberikan untuk membangun hunian dan memberdayakan abah Aban. Selain itu, hari ini abah Aban kedatangan Lurah Cisarua, Wawan Ruswanda, untuk mengupayakan agar lansia ini bisa kembali ke pangkuan keluarga besarnya.
BACA JUGA:
Di Gubuk Ini, Kakek 75 Tahun Warga Gang Samsi Kota Sukabumi Menanti Seorang Diri
Di Gubuk Kecil, Pasangan Lansia Miskin di Ciracap Kabupaten Sukabumi Hidup dari Belas Kasihan
Omo, Potret Lansia Kabupetan Sukabumi yang Terpaksa Bekerja Demi Bertahan Hidup
“Kita akan coba koordinasi dengan keluarganya. Abah Aban ini masih memiliki keluarga, tapi dia nggak betah tinggal sama keluarganya, malah memilih tinggal di gubuk ini seorang diri. Kasihan, kita usahakan keluarga ini berkumpul kembali,†ucap Wawan.
Selain anak tirinya yang ada di Cipoho, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, ada adiknya yang di Cisero Kecamatan Sukaraja, serta masih ada anaknya di Kampung Selagombong RT 03/05 Kelurahan Cibeureum Hilir, Kota Sukabumi. “Kami khawatir kalau tanah ini dijual sama pemiliknya, karena bantuan RTLH harus ada tanahnya. Jadi lebih pas jika kita upayakan keluarga berkumpul lagi, Aban sudah tua harus ada yang memerhatikan, karena dia juga tidak mau tinggal di panti sosial jompo,†pungkas lurah.









