Tak Putus Dirundung Malang, Nasib Pria Girijaya Kabupaten Sukabumi

Kamis 12 Jan 2017, 21:47 WIB
Tak Putus Dirundung Malang, Nasib Pria Girijaya Kabupaten Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Nahas tak bisa di hadang, musibah tak kuasa dilawan. Itulah gambaran nasib Deni Wijaya (23), warga Kampung Kebonhiji RT 04/01, Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Hidup susah di Sukabumi, membuatnya bulat tekad untuk pergi merantau ke Pulau Kalimantan, dengan satu tujuan, mengubah nasib untuk membahagiakan anak istri. Namun apa daya, di tanah rantau, nasibnya justru menjadi bak judul novel karya Sutan Takdir Alisjahbana, Tak Putus Dirundung Malang.

Bencana datang manakala Deni, yang bekerja sebagai buruh harian lepas, tengah membabat rumput di perkebunan sawit di daerah Kalimantan dengan menggunakan mesin, tak dinyana, tiba-tiba pisau mesin tersebut patah dan mengenai kaki kirinya.

Akibatnya sangat fatal, ia mengalami luka cukup parah, daging pada bagian bawah kaki kirinya nampak hancur dan terkelupas, hingga terlihat tulang kakinya. Bahkan kini kakinya harus dipasangi behel yang menancap di betis dan pergelangan kakinya.

Diakui Fitri (21), istri Deni kepada sukabumiupdate.com, ia dan suami kini hanya bisa pasrah, wanita yang baru satu bulan setengah melahirkan itu menjelaskan, jika musibah yang dialami suaminya itu, membuat beban hidupnya kian sulit.

"Jangankan untuk berobat, sekarang ini untuk makan sehari-hari saja menunggu bantuan dari orang lain," tutur Fitri, tak mampu menyembunyikan dukanya.

Sementara, menurut Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Girijaya, Bripka Ade Sopandi yang membantu mengurus persyaratan agar Deni mendapat pelayanan kesehatan, pria malang itu pernah menjalani pengobatan saat masih berada di Kalimantan, sebelum akhirnya dipulangkan ke kampung halamannya.

"Karena dari keluarga tidak mampu, jadi saya merasa terpanggil untuk membantunya. Saya membantu pendaftaran BPJS Kesehatan," terang Ade, Kamis (12/1), malam, sekira pukul 22.30 WIB.

Ditambahkannya, semenjak kejadian yang menimpanya, Deni kini setiap hari hanya bisa menjadi sahabat kasur. Sehingga ia bersama warga berinisiatif membantu meringankan beban bapak satu anak itu.

Editor :
Berita Terkini