SUKABUMIUPDATE.com - Tokoh masyarakat dari berbagai kampung terancam batal ikut pra musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Desa Nanggerang, Kecamatan Jampang Tengah. Rombongan terhalang sebuah mobil yang terperosok di jembatan Linggamanik, yang menjadi akses satu-satunya menuju kantor desa.
"Jembatan ini sudah lapuk termakan usia sehingga sudah tidak layak digunakan, harus diperbaiki. Banyak dilewati kendaraan bermuatan berat,†ungkap tokoh pemuda Desa Nanggerang, Muhammad Abdillah kepada sukabumiupdate.com, Kamis (12/1).
BACA JUGA
Truk muatan kayu terperosok dipangkal jembatan dari arah Jampang Tengah, dan karena lebar jembatan hanya selebar satu truk, maka tidak ada yang bisa melintas hingga mobil nahas tersebut dievakuasi.
“Tiap hari dilewati truk bermuatan kayu baik masyarakat maupun Perum Perhutani, sedangkan papan papan jembatan sudah termakan usia,†lanjut Abdilah.
Akibat musibah truk terperosok ini, Abdilah dan rombongan terlambat tiga jam ke lokasi acara musyawarah pra musrembang Desa Nanggerang Kecamatan Jampang Tengah. “Udah nggak ada lagi jalan, kita nunggu dulu truk itu diangkat baru bisa lewat motor,†pungkasnya.
