Empat Letusan Senpi di Bojong Talang Cibadak, Tak Ada yang Tahu Kenapa UG Ditangkap Polisi

Senin 09 Jan 2017, 12:46 WIB
Empat Letusan Senpi di Bojong Talang Cibadak, Tak Ada yang Tahu Kenapa UG Ditangkap Polisi

SUKABUMIUPDATE.com - Senin (9/1), warga Kampung Bojong Talang RT 03/05, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan suara letusan senjata api (senpi). Empat kali letusan disertai suara keributan membuat warga tak berani keluar dan mengurung diri di rumah masing-masing.

"Iya kaget dengar suara letusan jelang pagi. Saya langsung keluar, ada yang membentak jangan mendekat takut ada peluru nyasar, ada banyak orang semua laki-laki. Saya langsung mundur masuk lagi ke rumah,” jelas salah seorang warga Dadang Suhendar (52) kepada sukabumiupdate.com.

Menurut Dadang, tak lama berselang setelah Subuh, sekitar pukul 04.30 WIB, terlihat sekelompok pria membawa senpi dengan membawa serta seorang pria warga Kampung Bojong Talang. “Udah pada pergi saya sama warga lain langsung menuju rumah yang digrebek, masih satu erte,” lanjut Dadang.

Ketua RW 05 Kampung Bojong Talang, Udi Suhendar mengaku tidak tahu dan tidak ada pemberitahuan terkait penangkapan dan penggerebekan warganya. “Tidak ada konfirmasi, saya malah tahunya sekitar jam tujuh pagi, ada warga ngelapor dan kami datang ke rumah orang yang ditangkap,” jelasnya.

Menurut Udi, yang ditangkap adalah UG warga Bojong Talang. “Informasinya yang kami dapatkan dari istrinya, UG ditembak kaki saat bersembunyi di lantai dua rumahnya. Itu aja lengkapnya kami tidak tahu, bahkan tadi kami konfirmasi ke Polsek Cibadak juga tidak dapat kabar tambahan. Info dari keluarganya, yang nangkap dari Polda Jawa Barat," pungkas Udi.

Editor :
Berita Terkini