SUKABUMIUPDATE.com - Jalan penghubung Kecamatan Cireunghas dengan Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di Kampung Pasirmuncang RT 05/02, Desa Buniwangi, rusak parah. Kondisi jalan tinggal menyisakan bebatuan cukup menyulitkan kendaraan khususnya roda dua.
Namun warga setempat punya trik tersendiri saat harus melintasi jalan rusak tersebut. Ternyata, ada space di kanan dan kiri pada bahu jalan berukuran setengah meter yang selalu menjadi jalur perlintasan kendaraan roda dua.
Trek khusus ini jelas lebih nyaman, karena hanya tanah tanpa bebatuan sehingga memudahkan pengendara motor melintas. “Iya kalau lewat jalan yang rusak ini selalu lewat pinggir. Lebih mulus. Kalau lewat tengah repot, banyak yang jatuh karena batunya besar-besar,†ungkap Dewi Lestari (32), warga yang kebetulan melintas di jalan rusak tersebut, Minggu (8/1).
Kepada sukabumiupdate.com, Dewi mengaku rutin melintasi jalan rusak ini, karena ia selalu keluar masuk kampung untuk berjualan. “Udah jago. Awalnya susah, sekarang udah paham, kalau lewat sini, lewat pinggir jalan lebih aman,†lanjutnya.
Jalan rusak di jalur ini diperkirakan sepanjang satu kilometer. Di sepanjang jalan ini, kiri kanannya memang ada jalur khusus untuk sepeda motor yang kemungkinan terbentuk akibat terus menerus dilintasi.
“Jalur kiri kanan itu jadi sendiri, mungkin karena terlalu banyak motor yang tidak mau lewat tengah karena batunya besar-besar, pilih lewat pinggir yang nggak ada batunya,†jelas Ketua RW 02, Ma’sum.
Menurut Ma’sum yang yang rusak ini memang tidak terkena program perbaikan jalan yang dilakukan pihak desa bebeapa waktu lalu. “Saya juga nggak ngerti, kenapa jalan itu nggak sekalian dibenerin sama desa. Warga sih pengennya dibetulin semua, kan nggak enak yang dua kilometer bagus mulus, yang satu kilometernya hancur,†pungkasnya.
