SUKABUMIUPDATE.com - Gerakan Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) yang digencarkan pemerintah, meninggalkan kisah-kisah unik dari para tukang parkir di Kabupaten Sukabumi.
Mereka sempat dipanggil dan dinterogasi oleh petugas kepolisian, tak ada satu pun oknum petugas yang berani datang untuk meminta setoran, hingga menyimpan karcis parkir sebagai kenangan-kenangan.
“Kami kemaren sempat dipanggil bolak-balik dan diinterogasi di Polsek Cibadak. Udah belasan tahun saya jadi tukang parkir di sini sama anak anak kampng yang lain, baru kali ini dipanggil polisi ditanya soal uang parkir,†ungkap Entis Sutisna (42), warga Kampung Lingkungsari RT 01/21, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (7/1)
Entis salah salah satu tukang parkir di sepanjang Jalan Raya Suryakencana Cibadak. Ia mengaku masih bingung dengan program Saber Pungli yang digulirkan pemerintah, karena memang tidak ada sosialisasi apapun kepada pelaku restribusi di lapangan.
“Sejak banyak yang ditangkep sama Saber Pungli, kami sekarang kayak nggak punya bapak. Nggak ada lagi yang narik setoran, biasanya ada petugas Dinas Perhubungan (oknum-red) yang datang, sekarang nggak ada lagi. Kami khawatir nggak bisa lagi jadi tukang parkir, padahal ini mata pencaharian saya satu-satunya untuk menghidupi anak istri,†tutur Entis.
Entis mengakui jika selama ini penarikan parkir kepada pemilik kendaraan yang ada di bahu jalan, nyaris tidak pernah menggunakan prosedur resmi, yaitu memberikan karcis parkis kepada konsumen.
“Karcis mah kalau ada yang nanya baru dikasih, kalau tidak, ya nggak dikasih. Kalau berdasarkan karcis, kita dapet apa pak seharian di jalan, setoran harus sesuai karcis, kita kan nggak digaji,†lanjut Entis.
Walaupun bingung, Entis tetap menarik restibusi parkis dengan segala risikonya. “Yang disetor sekarang berdasarkan karcis yang keluar saja,†tambahnya.
Entis masih menyimpan banyak karcis parkir resmi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi. “Ini karcisnya masih banyak. Kalau memang sudah nggak berlaku, ya untuk kenangan-kenangan aja,†pungkasnya.
