SUKABUMIUPDATE.COM - Aksi vandalisme dengan coretan begitu banyak tersebar di Kota Sukabumi. Keindahan kota pun terganggu, bahkan coretan liar tak hanya ditembok bangunan tapi juga mengganggu keselamatan dan kelancaran pengguna jalan karena merusak sejumlah rambu lalu lintas di Kota Sukabumi.
Pantauan sukabumiupdate.com, Selasa (20/12) sebagian rambu lalu lintas serta dinding pertokoan maupun pemukiman, yang terletak di pinggir jalan di Kota Sukabumi, tak luput dari aksi vandalisme ini.

Seperti disepanjang jalan Palabuhan II, di mana banyak tembok warga dirusak dengan sempotran cat semprot oleh orang tidak bertanggungjawab.
“Sudah sering kami cat ulang dinding toko kami tapi selang tak seminggu bahkan tiga hari kemudian sudah kembali ada coretan, jengkel jadinya,†tutur salah seorang pekerja pertokoan yang menjadi korban coretan liar, Vian Sopian (37), Selasa.
Salah satu ciri coretan liar, adalah hanya berupa huruf, biasanya nama genk, kelompok, nama sekolah, atau komunitas tertentu. Tembok menjadi saksi perang identitas diri oknum kelompok atau warga, yang berusaha saling menutupi coretan inisial.
“Ada nama club, kelompok, ada juga sekolah dan lainya,†ucap Vian.
Salah seorang warga warga Jalan Dwikora, Kecamatan Warudoyong, sempat memergoki pelaku vandalisme di tempok pertokoan dan pagar rumah warga.
“Malam hari, saya melihat mereka bergerombol, kemudian bikin coretan pake cat semprot. Karena mereka banyak, saya juga jadi takut, mereka genk motor,†tutur Is Ariyanto (27).
Tak hanya menyasar tembok, aksi vandalisme juga merusak sejumlah rambu lalu lintas di Jalan Pabuaran, Kecamatan Warudoyong. Rambu penunjuk arah, jalan berliku dan lainnya menjadi tidak jelas akibat tertutup coretan liar.
“Ini mah sudah lama, harus diganti. Tapi sampai sekarang belum juga diganti oleh pemerintah. Orang jadi sulit membaca penunjuk arahnya,†pungkas Is Aryanto.









