SUKABUMIUPDATE.COM - Kepergian sang ayah, Milorad menjadi pukulan buat Vladimir Vujovic. Bek PERSIB ini mengaku ia kehilangan sosok motivator sekaligus gurunya dalam dunia sepakbola.
Sejak kecil, Vujovic sudah sangat dekat dengan sang ayah. Pilihan menjadi pesepakbola pun tidak lepas dari sosok Milorad yang juga merupakan mantan pemain sepak bola profesional dengan posisi striker di Montenegro.
"Ayah adalah sahabat sekaligus pembimbingku dalam segala hal. Aku mencintainya. Dia orang pertama yang selalu mengkritisi performaku di lapangan," kata pria yang karib disapa Vlado ini, Rabu (14/9).
Dijadwalkan Vlado bersama keluarga terbang dari Jakarta ke Montenegro sekitar pukul 17.30 WIB. Dia pun sudah meminta izin kepada tim yang kemungkinan tidak bisa tampil menghadapi Bali United akhir pekan ini di Pulau Dewata.
"Bagiku, ayah adalah pemain sepak bola terhebat," tambah Vlado terkait ayahnya.










