SUKABUMIUPDATE.COM – Sebanyak 48 anggota perlindungan masyarakat (Linmas) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mendapatkan pelatihan ketangkasan dan keterampilan penanganan khusus penanggulangan bencana.
"Pelatihan ini mulai dilaksanakan Senin (29/8) hingga Rabu (31/8) di Lapangan Merdeka Kota Sukabumi. Tujuan dari kegiatan tersebut untuk mempermudah dan mempercepat penanganan jika terjadi bencana yang target akhirnya adalah meminimalisasikan kerugian, "kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami kepada sukabumiupdate.com, Senin (29/8).
Menurut dia, linmas yang diikut sertakan pelatihan ini merupakan perwakilan dari seluruh kecamatan dan kelurahan. Selama pelatihan tersebut mereka akan mendapatkan ilmu dari tim ahli yang sudah berpengalaman.
Salah satu ilmu ketangkasan setiap linmas akan mendapatkan pelatihan untuk membangun dan membongkar tenda darurat, karena pembangunan tenda darurat ini penting khususnya untuk membantu warga yang rumahnya terkena bencana.
Kegiatan ini juga sebagai kelanjutan dari progam penetapan zona tangguh bencana (Zotabe). Karena di Kota Sukabumi ada 11 kelurahan yang ditetapkan sebagai zotabe.
"Salah satu indikator zotabe adanya ketangkasan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana, sehingga dengan adanya linmas ini dapat berperan membantu penanganan bencana, "tambahnya.
Dia mengatakan beberapa daerah di Kota Sukabumi rawan terjadi bencana, apalagi pada musim hujan yang biasanya terjadi bencana longsor dan banjir seperti yang terjadi di Jalan Dwikora, Kecamatan Warudoyong pada Sabtu (27/8) malam.
Sementara, Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan, kondisi cuaca yang tidak menentu ini harus diwaspadai seluruh pihak, khususnya petugas penanggulangan bencana agar cepat tanggap jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
"Semua petugas dari tingkat RT hingga kecamatan dan BPBD harus selalu berkoordinasi. Jika terjadi bencana, maka segera melapor untuk meminimalisasikan dampak bencana tersebut, "katanya.
