SUKABUMIUPDATE.COM – Dana Alokasi Umum (DAU) 2016 oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sukabumi mulai mencoret beberapa mata anggaran. Tim anggaran dari kedua lembaga ini mulai menginventarisir program mana yang bisa dicoret dari rencana.
Sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Iyos Soemantri menegaskan, sejumlah mata anggaran dari pos belanja barang dan jasa, modal dan kegiatan yang rencananya akan dilakukan pada akhir tahun ini, terpaksa di-drop.
“Sejumlah kegiatan pelatihan, peningkatan sumber daya manusia dan bimbingan teknis di akhir tahun 2016 akan kami coret, termasuk agenda studi banding,†jelas Iyos kepada sukabumiupdate.com, Senin (29/8).
Iyos menambahkan bahwa penundaan bayar DAU Kabupaten Sukabumi berdampak paling serius pada anggaran agenda kegiatan, baik eksekutif maupun legislatif. Biaya rutin seperti gaji tidak akan diganggu, termasuk rencana pembangunan infratruktur yang berdampak luas pada masyarakat.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi M Jaenudin usai rapai awal pembahasan anggaran di Pendopo Sukabumi, Senin (29/8), membenarkan bahwa akaa ada pemotongan sejumlah kegiatan yang sudah direncanakan oleh Pemkab. “Kita support Pemda untuk melakukan pengiritan, jadi sejumlah program yang dinilai tidak berdampak luas dan masih bisa ditunda kita drop dulu untuk tahun 2016,†jelas pria yang akrab disapa Jae ini.
Seperti diberitakan sukabumiupdate.com sebelumnya, Pemkab Sukabumi harus mengencangkan ikat pinggang pasca keputusan pemerintah pusat menunda pencairan DAU bulan September, Oktober dan Desember 2016, sebesar Rp 57 miliar lebih setiap bulannya.
