Awas, ISPA Hantui Warga Cibadak

Sabtu 24 Feb 2018, 16:47 WIB
Awas, ISPA Hantui Warga Cibadak

SUKABUMIUPDATE.COM - Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menjadi penyakit yang paling banyak diderita warga Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Data Puskesmas Sekarwangi Cibadak menyebutkan, dalam sehari 100 hingga 150 warga yang datang berobat terserang gangguan ISPA.

Sejak awal bulan Agustus 2016, mayoritas pasien mengalami gejala ISPA, seperti badan pegal-pegal (myalgia), beringus (rhinorrhea), batuk, sakit kepala, dan sakit pada tenggorokan. Penyebab umum ISPA adalah virus, bakteri dan jamur. 

"Memang pasien yang datang saat ini mayoritas penyakit ISPA, penyebabnya bisa karena cuaca dan pola hidup warga yang berkaitan pernapasan di lingkungannya," ungkap Kepala Tata Usaha Puskesmas Sekarwangi Yuyun Wahyuni kepada sukabumiupdate.com, Selasa (16/8).

ISPA menjadi peringkat pertama dari daftar penyakit yang ditangani Puskesmas Sekarwangi. Selain pengobatan, upaya yang dilakuan pihak Puskesmas untuk menanggulangi ISPA adalah sosialisasi menjaga pola hidup sehat dan lingkungan. 

"Kami mengimbau kepada warga untuk datang ke puskesmas sebagai rujukan ke rumah sakit. Jangan sampai bolak balik terutama pengguna BPJS," jelas Yuyun.

Penanggungjawab Surveillent Puskesmas Sekarwangi Ajat Munajat menambahkan, selain ISPA faktor cuaca saat ini juga sangat rentan dengan penyebaran demam berdarah (DBD) dan Chikungunya.

"Cuaca tidak normal kemarau lembab seperti saat ini membuat perkembangan jentik nyamuk penyebar DBD dan Chikungnya cepat. Jadi warga juga harus waspada," jelas Ajat.

 

Editor :
Berita Terkini