SUKABUMIUPDATE.COM – Puluhan peziarah ke Nyimas Kentring Manik alias Eyang Salak atau KH Hasan Basri di Puncak Manik Gunung Salak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang sempat di kabarkan hilang setelah melakukan tawusalan di petilasan di lokasi yang biasa disebut Eyang Salak ini, akhirnya berhasil diselamatkan tim gabungan, Minggu (14/8) sekira pukul 17.00 WIB.
Berikut kronologinya:
JUMAT siang (12/8):
Puluhan warga asal Kampung Abesin, Jalan Kantin, Kota Bogor ini tiba di Vila Gamalama di Kampung Cikurutug RT 07/03, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug.
SABTU (13/8)
07.30 WIB: Rombongan yang terdiri dari laki-laki, wanita dewasa dan beberapa di antaranya masih anak-anak bertolak dari vila menuju Puncak Manik. Mereka menaiki jalan menanjak dengan berjalan kaki sepanjang empat kilometer dari jalur pendakian di Kampung Murbay, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug.
17.30 WIB: Mereka tiba di Petilasan Eyang Salak. Mereka bisa sampai ke Puncak Manik setelah dibantu oleh sebelas warga setempat.
20.00 WIB: Mereka melakukan doa bersama atau tawasulan. Usai tawasulan, mereka memutuskan kembali ke vila. Nahasnya, di tengah perjalanan, tepatnya di Pos 4, mereka mengalami kelelahan. Belum lagi cuaca malam itu wilayah tersebut tengah diguyur hujan dan gelap gulita.
Sialnya lagi di lokasi tersebut tidak terdapat sinyal handphone. Beruntung, salah satu dari mereka membawa pesawat HT yang mengabari saudaranya di Bekasi. Lalu, saudaranya tersebut melaporkan langsung ke Badan SAR Nasional (Basarnas).
MINGGU (14/8)
01.00 WIB: Basarnas langsung mengabari tim search gabungan di Sukabumi. 50 orang yang tergabung dalam tim gabungan yang terdiri dari Basarda, PMI Kabupaten Sukabumi, PPM, Koramil, serta Polsek Cicurug, Voulenteer Taman Nasional Halimun Gunung Salak, Aqua Resque dibantu relawan lainnya, terjun ke lokasi yang dipusatkan di Kampung Murbay.
05.00 WIB: Proses evakuasi para peziarah yang sedang dalam kondisi kelalahan dimulai. Beberapa dari penziarah ada yang mengalami keseleo. Bahkan salah satu dari mereka terpaksa dibawa ke rumah sakit.
17.00 WIB: Setelah semuanya berhasil dievakuasi, langsung beristirahat di Vila Gamalama, hingga mulai berangsur pulih.
sukabumiupdate.com hanya menerima komentar singkat dari salah satu peziarah. “Ziarah, tapi pas mau pulang kami kelelahan. Alhamdulillah, bisa selamat,†singkat Dina (20).
