SP4N Lapor Kota Sukabumi: 17 Aduan Masyarakat Sepanjang September 2026
Saran dan aspirasi bisa dikirimkan melalui SMS ke nomor 1708, atau pun melalui website lapor.go.id.
Saran dan aspirasi bisa dikirimkan melalui SMS ke nomor 1708, atau pun melalui website lapor.go.id.
data ini menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dan pelayanan publik.
Apresiasi ini disampaikan Perwakilan Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Puspen Kemendagri), yang melakukan kunjungan ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, pada Senin, 13 April 2026.
Aduan paling banyak disampaikan untuk Disdukcapil.
Sebanyak 5.581 aduan masuk ke aplikasi Sapawarga sepanjang 2024–2025, mayoritas terkait infrastruktur. Sebanyak 88 persen aduan telah diselesaikan.
Tantan menyebut aduan paling banyak adalah seputar fasilitas umum.
Aduan paling banyak disampaikan untuk DPUTR.
Kanal pengaduan Aplikasi SUPER telah dihentikan layanannya.
DPUTR Kota Sukabumi menerima enam aduan.
Aduan paling banyak disampaikan untuk DPUTR.
Diskominfo merilis laporan pengelolaan aduan selama Februari.
Dinas Perhubungan menangani empat aduan seperti perbaikan PJU.
Bidang IKP Diskominfo mengimbau masyarakat untuk menggunakan SP4N Lapor.
Pemerintah Kota Sukabumi menerima 106 aduan masyarakat sepanjang 2024.
Mei menjadi bulan tertinggi dengan 15 aduan.
Kusmana Hartadji menjelaskan SP4N-Lapor! merupakan program pengelolaan pengaduan masyarakat yang digagas pemerintah pusat, pembinaan Kementerian PAN-RB, pengawasan Ombudsman RI, dan pengendalian oleh Kantor Staf Kepresidenan.
Tahun 2023, Pemkot Sukabumi mengelola 109 aduan masyarakat sehingga mendapatkan penilaian baik pada kategori kualitas tindak lanjut.
SP4N-LAPOR dikelola Kementerian PAN-RB bekerja sama dengan Kantor Staf Presiden dan Ombudsman Republik Indonesia.
Rahmat mengingatkan para admin Lapor agar selalu mengedepankan sikap responsif.
Aduan lewat SUPER dan SP4N-Lapor Kota Sukabumi ini sudah disampaikan ke pihak yang bersangkutan dan ditindaklanjuti.