Pemkab Sukabumi Tegaskan Evaluasi Program MBG, 191 SPPG Diminta Rutin Lapor
Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG).
Pemerintah Kabupaten Sukabumi memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG).
Alih-alih menjadi jaminan pemenuhan gizi, distribusi makanan justru berubah menjadi ancaman kesehatan bagi generasi muda.
Sebanyak lima pelajar SMK dilarikan ke RSUD Palabuhanratu Sukabumi diduga mengalami keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.
Sebanyak 65 siswa MIS Al-Fajri masih menanti giliran penyaluran makan bergizi gratis (MBG) dari pemerintah
Peluncuran Program MBG di Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, disambut antusias. Namun, masih ada ratusan siswa dari wilayah terpencil yang belum tersentuh program, memunculkan sorotan terkait pemerataan distribusi.
Selain meninjau pelaksanaan MBG di sekolah, Brigjen Rabimin juga mengunjungi SPPG di Kampung Nagrog, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi.
Tigor mengatakan opsi asuransi ini masih dikaji.
Tidak ada konfirmasi atau kedatangan tim distribusi dari dapur MBG.
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin menyampaikan maksud dan tujuan dari program baru ini dalam meningkatkan asupan gizi bagi masyarakat.
Parungkuda kini memiliki dua dapur yang dapat melayani ribuan pelajar.
Peluncuran dapur BGN ini dilakukan di lokasi dapur SPPG Adzkia dan disertai dengan pemberian Makanan Bergizi (MBG) secara simbolis kepada siswa.
Tahun ini BGN menerima anggaran dari APBN sebesar Rp 71 triliun.
Memasuki bulan suci Ramadan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi tetap berjalan. Menu makan dibagikan untuk berbuka puasa.
Penyaluran makanan bergizi gratis ini telah mencakup 26 sekolah di Kecamatan Waluran Kabupaten Sukabumi
Sejumlah sekolah di Cisolok dan Sagaranten Sukabumi mulai mendapat program Makan Bergizi Gratis. Ribuan paket makanan disalurkan.