Ayah Korban Ungkap Dugaan Penculikan Anak di Sukabumi: Pelaku Iming-iming Belikan Kuota
Berita dugaan penculikan anak terjadi di wilayah Kota Sukabumi menghebohkan warga
Berita dugaan penculikan anak terjadi di wilayah Kota Sukabumi menghebohkan warga
Melihat warga lain kurang kondusif, Dendra berinisiatif melapor ke polisi.
Terbukti punya gangguan jiwa berat, tersangka penculikan anak di Cisaat Sukabumi dibebaskan dari tahanan dan akan dibawa Polisi ke RSJ Cilendek, Bogor.
Kapolsek Cisaat Kompol Deden Sulaeman mengatakan K pernah mengalami gangguan kejiwaan pada 2021, bedasarkan keterangan keluarga.
Kapolsek Cisaat Kompol Deden Sulaeman mengatakan korban sudah digendong terduga pelaku atau K sejauh 30 meter dari lokasi kejadian.
Video dua sejoli dituding pelaku penculikan anak di Cisaat Sukabumi yang bulan-bulanan dihajar warga ini viral di media sosial
Isu penculikan yang belakangan beredar juga tak luput dari perhatian Disdikbud Kota Sukabumi.
Selain itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi juga meminta masyarakat agar tidak perlu takut dan resah secara berlebihan merespon maraknya isu penculikan anak.
Melalui Edaran Resmi Disdikbud Kota Sukabumi, Pemerintah mengimbau untuk melakukan langkah-langkah Antisipatif Pencegahan Penculikan Anak.
Klaim yang mengatakan telah terjadi penculikan anak di Jawa Barat adalah keliru atau hoaks.Klaim yang mengatakan telah terjadi penculikan anak di Jawa Barat adalah keliru atau hoaks.
Polisi ungkap motif anak SMP melakukan aksi prank diculik di Ciracap Sukabumi karena ketakutan.
Kabar terkait pengakuan anak SMP ini kemudian ramai di grup media sosial dan grup aplikasi perpesanan WhatsApp warga Pajampangan Sukabumi.
Kapolres Sukabumi minta masyarakat tetap tenang dalam menyikapi isu penculikan anak. Bila ada sesuatu yang mencurigakan atau ada suatu informasi terkait dugaan kejahatan bisa hubungi call center 110.
Kepada ayahnya, R mengaku kakinya ditarik satu laki-laki, sedangkan yang perempuan menarik tangannya.
Kabar culik anak ini beredar pada Rabu 18 Januari 2023 di Kampung Bojonggaling, RT 03/02, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.
Polisi menyatakan adanya dugaan kekerasan terhadap Malika, anak yang menjadi korban penculikan.
Diduga pelaku adalah pemulung yang bernama Iwan Sumarno alias Jacky alias Herman alias Yudi. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyebut pelaku adalah residivis yang divonis tujuh tahun karena kasus pencabulan.