Pembacok Tukang Nasgor dan Pelajar di Sukabumi Ditangkap, Ini Tampangnya
Polisi menyebut motif pembacok tukang nasgor dan pelajar di sebuah warung dekat Terminal Lembursitu Sukabumi ini gegara tersinggung.
Polisi menyebut motif pembacok tukang nasgor dan pelajar di sebuah warung dekat Terminal Lembursitu Sukabumi ini gegara tersinggung.
Aksi pembacokan adik kelas di Sekolah yang berada di Warungkiara Sukabumi ini, dilakukan pelaku dalam kondisi Miras dan obat-obatan terlarang.
Polisi bantah bahwa pelaku pembacokan Gadis Sukabumi di Sukaraja ini dilakukan oleh geng motor.
Peristiwa dugaan pembacokan menimpa gadis asal Citamiang, Kota Sukabumi. Akibatnya korban mendapatkan luka sabetan celurit di bagian lutut kanannya.
Dilah adalah terduga pelaku penganiayaan sadis terhadap dua warga Kebonpedes.
Ridwan membagikan beberapa foto dan video penangkapan Dilah ke salah satu grup publik Facebook warga Sukabumi.
Kapolsek Lembursitu AKP Agus Suherman mengatakan pelaku pembacokan berjumlah kurang lebih 7 orang dengan mengendarai 3 motor yang datang dari arah kabupaten menuju Kota Sukabumi.
Korban berpapasan dengan sepeda motor terduga pelaku dan temannya.
Korban mengalami luka bacok dan pendarahan di area dada.
Korban menjalani tindakan operasi chest tube thoracostomy atau prosedur pemasangan selang dada untuk mengalirkan cairan atau udara.
Dugaan pengeroyokan dan pembacokan terjadi lantaran dipicu saling tatap atau beradu pandangan antara korban dan terduga pelaku.
Dalam sepekan terakhir, sukabumiupdate.com mencatat ada empat kali pembacokan di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Kedua korban dugaan pembacokan oleh berandalan bermotor ini dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.
Siswa SD ini menjadi korban dugaan pembacokan di depan SMPN 3 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Solihin meminta sekolah dan guru di Sukabumi terus memantau, mengawasi, dan menjaga keamanan maupun keselamatan peserta didik.
Kakak korban, Angga Saputra, menceritakan secara singkat kepribadian adiknya yang menjadi korban dugaan pembacokan di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi M Sodikin mengungkapkan belasungkawa atas kasus pembacokan tersebut.
Disdik Kabupaten Sukabumi memastikan bahwa terduga pelaku pembacokan bukan siswa SMP melainkan siswa MTs.
Ada lima terduga pelaku dalam kasus pembacokan pelajar di Baros, Kota Sukabumi.
Dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ini berawal saat kedua korban sedang bermain game online di Kelurahan/Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.