Cerita Sedih Ibu di Sukabumi: Anak Bungsu Meninggal Akibat Keracunan, Sulung Masih Dirawat
Dua anak dari Homisah (39 tahun) warga Curugkembar Sukabumi menjadi korban keracunan massal. Satu meninggal, satu lagi masih dirawat.
Dua anak dari Homisah (39 tahun) warga Curugkembar Sukabumi menjadi korban keracunan massal. Satu meninggal, satu lagi masih dirawat.
Puluhan warga diduga keracunan usai menyantap makanan terjadi di Kampung Cimanggir RT 002/001 Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/6/2024).
Ketua RW setempat mengungkapkan bahwa pemilik hajat sangat terkejut acara syukuran pernikahan berubah jadi keracunan massal di Cibadak Sukabumi.
Korban yang sebelumnya dirawat di rumah sakit, sebagian besar telah pulang.
Puluhan warga di Cibadak Sukabumi alami keracunan massal usai santap makanan di acara syukuran pernikahan warga.
Berikut update kondisi puluhan Siswa SD di Sukabumi yang Keracunan Jajanan. Delapan belum bisa masuk Sekolah karena belum sembuh total.
Sampel jajanan yang diduga penyebab keracunan massal yang menimpa 35 Siswa SD di Sukabumi diuji di laboratorium BPOM dan Labkesda Jabar.
Dinkes Kabupaten Sukabumi mengirimkan sampel jajanan penyebab keracunan massal siswa SD untuk diuji di Labkesda Jabar.
Polisi menduga peristiwa keracunan massal di Cikembar Sukabumi ini diduga kuat disebabkan nasi uduk.
Masyarakat diharapkan memahami mengenai keamanan pangan
Total ada 43 santriwati yang mengalami keracunan.
Hingga pukul 20.00 WIB, 17 diantaranya harus dibawa ke rumah sakit di Cibadak sementara yang lain ditangani oleh tim kesehatan pondok pesantren.