Siapa I? Nama yang Ditulis Siswi Korban Dugaan Bullying di Sukabumi Sebelum Akhiri Hidup
Bahkan korban menuliskan di kertas wasiat, bahwa I sempat mengucapkan kalimat paeh we paeh lah (mati aja mati lah).
Bahkan korban menuliskan di kertas wasiat, bahwa I sempat mengucapkan kalimat paeh we paeh lah (mati aja mati lah).
Kemenag gelar pertemuan bersama sekolah, pemda Kabupaten Sukabumi, Unit PPA Polres Sukabumi, dan Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi di Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi, Kamis (30/10/2025).
“Berharap dan berupaya tak ada lagi kejadian serupa di masa mendatang,” tegasnya.
Muhammad Jaenudin, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis yang menimpa seorang siswi Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Panggilan refleksi! Utamakan keselamatan psikologis anak di atas akademik. Integrasikan Pendidikan Sosial-Emosional. Wajib terapkan muatan lokal anti-bullying, kuatkan TPPK, dan latih guru. Ciptakan sekolah aman!
Sebelum kejadian, ibu korban disebut sempat mengeluhkan kondisi anaknya yang sering merasa tertekan kepada wali kelasnya di sekolah.
Terkait surat yang ditemukan di lokasi kejadian dan sempat viral di media sosial, Hartono menyebut polisi masih memastikan kebenaran dan keaslian tulisan tersebut.
Kapolsek Cikembar, IPTU Yadi Suryadi, menegaskan penanganan sudah beralih ke tingkat Polres. “Salam, penanganan langsung diambil alih sama PPA Polres,” kata Yadi saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Selasa (29/10/2025).