Peran Duta Baca: Agen Perubahan untuk Tingkatkan Literasi di Kota Sukabumi

Jumat 01 Maret 2024, 11:18 WIB
Pemilihan Duta Baca Tingkat Daerah tahun 2024 di Halaman Dispusipda Kota Sukabumi pada 27 Februari 2024. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Pemilihan Duta Baca Tingkat Daerah tahun 2024 di Halaman Dispusipda Kota Sukabumi pada 27 Februari 2024. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Sukabumi mengadakan Pemilihan Duta Baca Tingkat Daerah tahun 2024. Terpilih 6 peserta terbaik di Grand Final Pemilihan Duta Baca di Halaman Dispusipda Kota Sukabumi pada 27 Februari 2024.

Hadir dalam momen tersebut Penjabat (PJ) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji bersama Bunda Literasi Kota Sukabumi Diana Rahesti. Lalu Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Sukabumi, Kepala Bidang Dispusipda Kota Sukabumi, Bunda Literasi 7 Kecamatan di Kota Sukabumi, para dewan juri, dan juga peserta.

" Pemilihan Duta Baca Kota Sukabumi ini merupakan ajang yang sangat positif dan harus disambut baik. Mengingat urgensi pendidikan dan literasi saat ini berfokus kepada moral anak-anak kita," ujar Penjabat (PJ) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji.

Baca Juga: Inkubator Bisnis Diskumindag Dorong UMKM Sukabumi Jadi Tangguh dan Mandiri

Dengan adanya Para Duta Baca sebagai agen of change dalam dunia Pendidikan dan Literasi baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, sekolah/perguruan tinggi, diharapkan mampu menjadi motivasi dan inspirasi bagi anak-anak muda khususnya di Kota Sukabumi dan Jawa Barat.

"Dengan harapan akan lebih banyak lagi anak muda yang melakukan hal positif untuk disebarluaskan energinya agar kebermanfaatannya dapat lebih luas," terangnya.

Dijelaskan Kusmana, para peserta telah menjalankan sesi wawancara terbuka yang telah disaksikan bersama. Selanjutnya, ditetapkan kejuaraan dan penetapan secara resmi Duta Baca Kota Sukabumi 2024, yang akan melanjutkan perjuangannya ke tingkat Jawa Barat. Hal ini salah satu upaya dalam rangka menyebarluaskan virus literasi.

"Saya harap kolaborasi tidak hanya terjalin saat menjalankan misi selama ajang pemilihan saja, akan tetapi dapat terus terjalin dan menciptakan kegiatan literasi mulai dari diri sendiri, keluarga, masing-masing komunitas," paparnya. (ADV)

Sumber: Website KDP Kota Sukabumi

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi25 Juli 2024, 23:36 WIB

Jembatan 'Viral' di Sukabumi Ditutup, Pemdes Segera Bangun Jembatan Sementara

Jembatan viral di perbatasan Lengkong dan Jampangtengah Sukabumi ditutup, akan dibangun jembatan sementara.
Pemkab Sukabumi tutup jembatan viral yang menghubungkan dua desa di Lengkong dan Jampangtengah. (Sumber : SU/Ragil)
Nasional25 Juli 2024, 22:42 WIB

Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan Wanita Sukabumi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pengajuan kasasi ini dilakukan karena putusan PN Surabaya dinilai tidak tepat.
Gregorius Ronald Tannur saat mengikuti sidang di PN Surabaya pada Selasa 2 April 2024. (Sumber : SuaraJatim/Yuliharto Simon)
Nasional25 Juli 2024, 22:23 WIB

3 Media Lokal Gresik Sabet Media Innovation Awards 2024

Penghargaan untuk tiga media lokal Gresik Jawa Timur ini diberikan dalam acara Jatim Media Summit 2024.
Tiga media lokal Gresik Jawa Timur menyabet penghargaan Media Innovation Awards 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:52 WIB

Bupati Sukabumi Buka Suara Terkait Tuduhan Penyalahgunaan APBD 2023

Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka suara terkait tuduhan penyalahgunaan anggaran Rp33 Miliar di APBD 2023.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:24 WIB

LPI Desak Inspektorat Sukabumi Proses Hukum Oknum Terlibat Penyalahgunaan Bankum Desa

Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar kasus penyaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi
Aksi unjuk rasa Laskar Pasundan Indonesia di inspektorat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Jawa Barat25 Juli 2024, 21:22 WIB

Data Sementara BPBD: Gempa M 4,1 di Kuningan Rusak 3 Rumah dan 1 Masjid

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat terdapat sejumlah bangunan rusak terdampak gempa darat M4,1 Kamis (25/7/2024)
Sejumlah rumah dan satu unit masjid alami kerusakan akibat gempa darat M4,1 di Kuningan. (Sumber Foto: BPBD Kuningan)
Life25 Juli 2024, 21:00 WIB

Tes Ilusi Optik: Kamu Harus Temukan Kacang Tertawa di Gambar Ini Dalam Waktu 7 Detik!

Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita.
Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita. (Sumber : Playbuzz/Jagran Josh).
Sukabumi25 Juli 2024, 20:26 WIB

Jika Anggaran Makan Gratis Rp7.500, Pemilik Warteg Sukabumi: Cuma Nasi, Tempe Orek atau Kentang

Tanggapi isu anggaran makan bergizi gratis dipangkas, Pemilik warteg di Sukabumi bingung tawarkan menu Rp 7.500 saat harga bahan pangan naik.
Dengan uang Rp 7.500 hanya dapat nasi dan satu lauk di warteg Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sehat25 Juli 2024, 20:00 WIB

Mengenal 4 Manfaat Kesehatan Pisang Merah yang Jarang Sekali Diketahui

Pisang merah dapat dikonsumsi langsung, diolah menjadi jus, smoothie, atau dijadikan bahan kue dan roti.
Ilustrasi - Pisang merah memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit asam dibandingkan pisang kuning biasa. (Sumber : unsplash.com/@Ovidiu Creanga).
Science25 Juli 2024, 19:54 WIB

BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai

Gempa darat berkekuatan M4,1 di Kuningan ini menurut hasil analisa BMKG akibat aktivitas sesar Ciremai.
BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)