Hak Pekerja Jadi Sorotan Pasca Kecelakaan Kerja di Pabrik Makanan Sukabumi

Kamis 22 Februari 2024, 22:43 WIB
Pabrik produsen makanan PT. Aneka Dasuib Jaya, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)

Pabrik produsen makanan PT. Aneka Dasuib Jaya, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat turun tangan dalam kasus kecelakaan kerja yang terjadi di PT. Aneka Dasuib Jaya, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi.

Diketahui, insiden kecelakaan kerja yang terjadi pada Selasa 13 Februari 2024 lalu itu mengakibatkan tangan kanan seorang pekerja bernama Juita (19 tahun) putus.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Usman Jaelani mengatakan, pihaknya bersama Disnakertrans Jabar yang terdiri dari Bidang Hubungan Industrial dan Bidang Pengawas Ketenagakerjaan telah mengunjungi langsung ke Pabrik Produsen Makanan itu pada Selasa 20 Februari 2024.

Menurut Usman, kedatangannya saat itu bertujuan memberikan pembinaan kepada perusahaan, sesuai dengan aturan. Adapun terkait penindakan, ia menyebut bahwa hal itu merupakan kewenangan Tim Pengawas dari Disnakertrans Jabar yang saat ini sudah diterjunkan untuk menginvestigasi kecelakaan kerja di pabrik tersebut.

"Proses penindakan nanti dilakukan oleh pengawas Provinsi,” ujar Usman kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Alami Kecelakaan Kerja di Pabrik Makanan Sukabumi, Tangan Gadis Ini Putus

Usman menyoroti terkait hak pekerja yang harusnya ditanggung penuh oleh PT Aneka Dasuib Jaya. Ia mengaku mendapatkan informasi bahwa pihak perusahaan ternyata belum mendaftarkan seluruh pegawainya di dalam program BPJS Ketenagakerjaan sesuai dengan UU no 24 tahun 2011. Oleh karena itu ia mendorong perusahaan segera menjalankannya.

“Kami menekankan agar perusahaan wajib mendaftarkan seluruh karyawannya kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk menghindari kerugian pada karyawan, jangan sampai kejadian serupa dapat merugikan karyawan,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Kantor PT. Aneka Dasuib Jaya, Rama Agustian tak membantah bahwa pihak perusahaan belum mendaftarkan seluruh pegawainya di BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu menurutnya masih dalam proses.

“Itu kita proses dulu, kita masih dalam proses, kita ke depannya pasti akan semua kita daftarkan,“ ujarnya.

Terkait kecelakaan kerja yang menimpa pegawainya, Rama memastikan sejauh ini penanggulangan dan penanganan dari perusahaan terhadap korban sudah dilakukan.

“Bahkan sudah membicarakan langsung kepada pihak keluarganya. Dari mulai siap menanggung biaya pengobatan hingga dinyatakan sembuh, memberikan santunan sebesar Rp 50 juta dan tangan buatan/palsu dengan harapan bisa membantu melaksanakan kegiatan sehari-hari. Termasuk kami akan mengangkat korban sebagai karyawan tetap," pungkasnya.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi17 April 2024, 00:24 WIB

Tol Bocimi Kembali Ditutup, Polisi Lakukan Hal Ini Atasi Padatnya Kendaraan di Jalan Arteri

Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo mengatakan, dampak Tol Bocimi dari arah Cigombong hingga Exit Tol Parungkuda dalam perbaikan, diperkirakan akan meningkatkan volume kendaraan yang melintasi jalur arteri
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo usai penutupan Tol Bocimi seksi 2, di Pos Terpadu Parungkuda, Kabupaten Sukabumi | Foto : Ibnu Sanubari
Life16 April 2024, 21:46 WIB

Tingkatkan Kualitas Tidur, Ini 8 Cara yang Harus Kamu Lakukan

Tidur adalah kegiatan yang alami dan penting bagi kesehatan manusia. Ini adalah periode istirahat yang diperlukan oleh tubuh untuk memperbaiki dan memulihkan diri setelah beraktivitas sepanjang hari.
Ilustrasi tidur. (Sumber : Pixabay)
Sukabumi16 April 2024, 21:36 WIB

Saber Pungli Gelar Kordinasi Pencegahan Praktik Pungli di Sukabumi

Pungutan liar (Pungli) masih menjadi masalah serius di beberapa wilayah di Kabupaten Sukabumi.
Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPP) Saber Pungli Kabupaten Sukabumi, sedang melakukan rapat kordinasi | Foto : Ilyas Supendi
Kecantikan16 April 2024, 21:21 WIB

Cara Mudah Agar Kulit Bersinar dengan Alami, Ini yang Harus Dilakukan

Kulit yang bersinar dan sehat adalah impian setiap orang. Namun, dengan banyaknya produk perawatan kulit di pasaran, seringkali kita lupa bahwa alam menyediakan segala yang kita butuhkan untuk merawat kulit kita dengan baik.
Ilustrasi kulit wajah bersinar. (Sumber : Pixabay)
Sukabumi Memilih16 April 2024, 21:20 WIB

Habib Mulki Resmi Daftar di PDI Perjuangan untuk Maju di Pilkada Sukabumi 2024

Habib Mulki resmi mendaftarkan diri ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai Bacalon Bupati / Wakil Bupati pada Pilkada 2024.
Habib Mulki, resmi mendaftar di PDIP untuk maju di Pilkada Sukabumi 2024 | Foto : Ist
Sehat16 April 2024, 21:00 WIB

8 Manfaat Kacang Kedelai Bagi Kesehatan, Salah Satunya Turunkan Kolesterol

Kacang kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang berasal dari tanaman kedelai (Glycine max), yang merupakan bagian dari keluarga kacang-kacangan (Fabaceae).
Ilustrasi kacang kedelai. (Sumber : Pixabay)
Sehat16 April 2024, 21:00 WIB

Mengatur Kadar Gula Darah! Alasan Mengapa Anda Harus Tidur Nyenyak di Malam Hari

Alasan tidur nyenyak di malam hari membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh.
Ilustrasi - Alasan tidur nyenyak di malam hari membantu mengatur kadar gula darah dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@wavebreakmedia_micro).
Sukabumi Memilih16 April 2024, 20:49 WIB

Jadi Pendaftar Ketiga di Demokrat, Zaenul Siap Maju di Pilkada Sukabumi 2024

Mantan Kadis Perizinan Kabupaten Sukabumi, Zaenul, secara resmi mendaftar menjadi peserta dalam konstestasi Pilkada Sukabumi 2024 melalui Partai Demokrat, hari ini, Selasa (16/4/2024).
Zaenul resmi mendaftar sebagai calon bupati/wakil bupati Sukabumi dari Partai Demokrat, Selasa (16/4/2024) | Foto : Ist
Life16 April 2024, 20:31 WIB

9 Cara Agar Betah Saat Merantau, Ini yang Harus Dilakukan

Merantau adalah praktik tradisional di banyak budaya di mana seseorang meninggalkan tempat asalnya untuk tinggal sementara atau secara permanen di tempat yang jauh.
Ilustrasi merantau. (Sumber : pixabay/goesto)
Sehat16 April 2024, 20:30 WIB

Resep Seduhan Daun Alpukat untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

Seduhan daun alpukat dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Ilustrasi - Seduhan daun alpukat dipercaya dapat membantu menurunkan kadar gula darah. (Sumber : Pixabay.com/@FoodieFactor/Istimewa).