Selain Masalah Ginjal, Ini Pemicu Lain Munculnya Sakit Pinggang

Minggu 07 Maret 2021, 04:00 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Pernah merasakan sakit pinggang? ternyata sakit pada bagian bawah punggung ini umum dialami manusia dan dapat membaik dalam waktu beberapa minggu atau bahkan hitungan bulan. Ada beragam faktor yang membuat munculnya sakit pinggang, dengan demikian tak hanya ginjal saja pemicunya.

Sakit pada bagian bawah punggung ini disebut juga dengan lumbago. Nyeri dapat muncul di mana saja, sepanjang tulang belakang. Mulai dari leher hingga pinggul.

Dilansir dari healthline.com, sakit pinggang bukanlah suatu kelainan. Melainkan suatu gejala dari beberapa jenis masalah medis. Biasanya merupakan akibat dari masalah dengan satu atau lebih bagian punggung bawah, seperti ligamen, otot, saraf, serta struktur tulang belakang.

Dibedah dari anatominya, punggung manusia terdiri dari struktur yang kompleks. Meliputi otot, tendon, ligamen, cakram, serta tulang. Semuanya bekerja sama dalam menopang tubuh dan memungkinkan manusia untuk dapat bergerak. Segmen tulang belakang manusia dilapisi oleh bantalan seperti tulang rawan. Inilah yang disebut dengan cakram.

Apabila ada masalah pada salah satu struktur tersebut, maka dapat menyebabkan timbulnya sakit pinggang. Nyeri pinggang dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

1. Ketegangan pada otot

Penyebab nyeri punggung yang paling sering adalah otot atau ligamen yang tegang, kejang otot, cakram yang rusak, cedera, patah tulang, ataupun terjatuh.

Ketegangan juga dapat disebabkan oleh aktivitas berikut:

 1.Mengangkat sesuatu dengan cara yang tidak benar

 2.Mengangkat sesuatu yang terlalu berat

 3.Membuat gerakan yang tiba-tiba dan ragu-ragu

2. Masalah pada struktur punggung

Sejumlah masalah pada strukturnya juga dapat menyebabkan sakit punggung. Di antara masalah tersebut yakni:

 1.Cakram yang pecah

Setiap tulang belakang pada vertebra dilapisi oleh cakram. Apabila cakram tersebut pecah, akan ada lebih banyak tekanan pada saraf. Inilah yang kemudian menyebabkan nyeri pinggang.

 2.Cakram yang menggembung

Cakram yang menggembung dapat menyebabkan lebih banyak tekanan pada saraf.

Masalah ginjal, seperti batu ginjal dan infeksi pada ginjal

 4.Linu Panggul

Setelah cakram menggembung, rasa sakitnya berjalan ke bagian belakang kaki

 5.Kelengkungan tulang belakang yang tidak normal

Apabila tulang belakang melengkung, nyeri punggung dapat terjadi. Contohnya jika mengalami skoliosis, yaitu kondisi di mana tulang belakang menjadi melengkung ke samping.

 6.Artritis

Osteoartritis dapat menyebabkan masalah pada persendian di pinggul, punggung bawah, dan bagian tubuh lainnya.

 7.Osteoporosis

Tulang belakang yang rapuh dan keropos pada penderita osteoporosis, membuat fraktur kompresi lebih mungkin terjadi.

3. Gerakan dan postur tubuh

Posisi duduk yang terlalu membungkuk dapat meningkatkan masalah punggung, pinggang, dan bahu seiring berjalannya waktu. Misalnya gerakan memutar pinggang, peregangan berlebihan, membungkuk dalam waktu lama, mendorong atau menarik sesuatu yang berat, dan batuk atau bersin.

Sakit pinggang juga bisa karena berdiri atau duduk terlalu lama, menegangkan leher ke depan, mengemudi terlalu lama tanpa istirahat, dan tidur di kasur yang tidak menjaga punggung agar tetap lurus.

Sumber: TEMPO.CO

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Sukabumi Memilih25 Februari 2024, 19:28 WIB

Hasil Rekap Internal, Paoji Diprediksi Kembali Masuk Gedung Jajaway Sukabumi

Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dari PDIP nomor urut satu, Paoji Nurjaman diprediksi kembali melenggang ke Gedung Jajaway.
Caleg DPRD Kabupaten Sukabumi dari PDIP nomor urut satu, Paoji Nurjaman (tengah), saat berfoto dengan pendukungnya. (Sumber : Istimewa)
Food & Travel25 Februari 2024, 19:00 WIB

Tempat Melepas Stres 5 Danau di Sukabumi Untuk Papajar Jelang Ramadan

Berikut ini beberapa danau di Sukabumi yang cocok dijadikan tempat papajar menjelang datangnya bulan Ramadan
Ilustrasi - Berikut ini beberapa danau di Sukabumi yang cocok dijadikan tempat papajar menjelang datangnya bulan Ramadan | Foto: SU/Oksa Bachtiar Camsyah
Life25 Februari 2024, 18:00 WIB

Sholawat Al Qolbu Mutayyam, Bacaan dan Terjemahannya

Berikut ini bacaan Sholawat Al Qolbu Mutayyam yang menunjukan rasa cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad SAW
Ilustrasi - Sholawat Al Qolbu Mutayyam, Bacaan dan Terjemahannya | Foto: bandung.go.id
Sukabumi Memilih25 Februari 2024, 17:51 WIB

Kian Tak Terbendung ke Senayan, Iman Adinugraha Sudah Raup Hampir 70 Ribu Suara

Caleg DPR RI dari Partai Demokrat Iman Adinugraha tak terbendung dan semakin dekat untuk lolos ke Senayan dari Dapil Sukabumi.
Ketua DPC Demokrat Kabupaten Sukabumi Iman Adinugraha saat menerima kunjungan Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cicurug. (Sumber : SU/Ibnu)
Jawa Barat25 Februari 2024, 17:05 WIB

Resmi Dilantik, DPC IKA Undip Bogor Siap Kolaborasi Bangun Daerah

Berikut daftar nama Pengurus DPC IKA UNDIP Bogor 2024-2029 yang baru dilantik Minggu (25/2/2024).
Pengurus DPC Bogor IKA Undip 2024-2029 bersama Wali Kota Bogor Bima Arya, Ketua Umum IKA Undip Abdul Kadir Karding, dan Ketua DPD IKA Undip Jabar Eko Prasetyo Utomo. (Sumber : Istimewa)
Sehat25 Februari 2024, 17:00 WIB

4 Jenis Gangguan Kepribadian dan Ciri Orang yang Mengalaminya

Berikut ini beberapa jenis gangguan kepribadian dan ciri-ciri orang yang mengalaminya
Ilustrasi - 4 Jenis Gangguan Kepribadian dan Ciri Orang yang Mengalaminya (Sumber : unsplash.com/@Pooja Roy)
Sukabumi25 Februari 2024, 16:41 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Pantai Cibuaya Sukabumi, Diduga Korban Tenggelam

Mayat pria yang ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Cibuaya Sukabumi itu menurut warga merupakan ODGJ.
Proses evakuasi mayat pria diduga ODGJ di Pantai Cibuaya Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Gadget25 Februari 2024, 16:00 WIB

Xiaomi 14 Hingga Meizu 21 Pro, 4 HP Baru Siap Ramaikan Pasar

Inilah deretan HP baru yang akan meramaikan pasar gadget minggu ini
Xiaomi 14 Hingga Meizu 21 Pro, 4 HP Baru Siap Ramaikan Pasar (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Februari 2024, 15:11 WIB

Potret Adu Ketangkasan Domba Garut di Pajampangan Sukabumi

Ratusan ekor domba garut milik puluhan peternak di wilayah Pajampangan Sukabumi ikuti adu kontes ketangkasan.
Ratusan ekor domba garut milik puluhan peternak di wilayah Pajampangan Sukabumi ikuti adu kontes ketangkasan di lapang Puskeswan Surade, Minggu (25/2/2024). (Sumber : Istimewa)
Food & Travel25 Februari 2024, 15:00 WIB

4 Daya Tarik Telaga Remis Pasawahan Bisa Camping dan Mancing

Inilah daya tarik Telaga Remis Kuningan yang cocok dijadikan lokasi berlibur saat menikmati momen liburan akhir pekan
Inilah daya tarik Telaga Remis Kuningan yang cocok dijadikan lokasi berlibur saat menikmati momen liburan akhir pekan (Sumber : Istimewa)