Termasuk Sukabumi, BMKG Beri Peringatan Dini Kekeringan Meteorologis di Jabar

Senin 21 Agustus 2023, 10:52 WIB
(Foto Ilustrasi) BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeringan di wilayah Jawa Barat periode 21-31 Agustus 2023. | Foto: Unplash/Md Hasanuzzaman Himel

(Foto Ilustrasi) BMKG mengeluarkan peringatan dini kekeringan di wilayah Jawa Barat periode 21-31 Agustus 2023. | Foto: Unplash/Md Hasanuzzaman Himel

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini iklim ekstrem di wilayah Jawa Barat periode 21-31 Agustus 2023. Kecamatan Padalarang di Kabupaten Bandung Barat kini berstatus awas kekeringan meteorologis, sedangkan daerah lain kategori siaga dan waspada.

“Kondisi El Nino umumnya memberikan dampak berkurangnya curah hujan di wilayah Indonesia dan berpotensi menimbulkan kekeringan meteorologis,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Barat Rakhmat Prasetia, Senin, 21 Agustus 2023.

Mengutip tempo.co, berdasarkan data pemantauan terkini oleh BMKG, sebanyak 43,6 persen wilayah Jawa Barat sudah masuk kriteria hari tanpa hujan yang sangat panjang dengan kisaran 1-2 bulan. Sebagian kecil daerah lainnya telah lebih dari dua bulan tanpa hujan seperti di Cirebon dan Kabupaten Bandung Barat.

Adapun curah hujan di Jawa Barat umumnya atau 99 persen wilayah berada pada kriteria rendah yaitu kurang dari 50 milimeter per dasarian atau sepuluh hari. Kondisi itu diprakirakan berlanjut pada dasarian ketiga Agustus 2023 dengan sifat hujan umumnya di bawah normal.

Peluang hujan dengan intensitas lebat pada skala lokal dan durasi singkat pada sepekan ini diprakirakan BMKG pada Jumat, 25 Agustus 2023 di Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Kekeringan Meluas, Warga Karang Tengah Kota Sukabumi Kesulitan Air Bersih

Daerah Siaga Kekeringan

Sementara itu beberapa daerah yang masuk kategori siaga kekeringan yaitu Bekasi (Kecamatan Tambelang), Bogor (Kecamatan Tamansari), Kota Bogor (Kecamatan Bogor Barat), Kota Tasikmalaya (Kecamatan Cibeureum), dan Kabupaten Bandung Barat (Kecamatan Cikalong Wetan dan Rongga).

Selain itu beberapa kecamatan lain yang berstatus siaga kekeringan yakni di Kabupaten Bandung, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Subang, Sukabumi, Sumedang, dan Kabupaten Tasikmalaya.

BMKG mengimbau warga dan pihak terkait untuk mengantisipasi dampak pada daerah-daerah yang berpotensi mengalami curah hujan dengan kategori rendah yang dapat memicu kekeringan. Selain itu juga terhadap potensi adanya kebakaran hutan dan lahan berkaitan dengan curah hujan kategori rendah pada musim kemarau.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Nasional22 Mei 2024, 15:30 WIB

Inilah Daftar Pasal Kontroversial RUU Penyiaran yang Diprotes Jurnalis Sukabumi

Sejumlah pasal dalam draf Revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran atau RUU Penyiaran menuai polemik.
Aksi para jurnalis Sukabumi menolak RUU Penyiaran di depan Gedung DPRD Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Keuangan22 Mei 2024, 15:03 WIB

Sinergi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa dalam Penguatan Ekonomi Syariah

Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu menginisiasi pertemuan dengan pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Rayon Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Selasa (21/5/2024).
Pertemuan dan silaturahmi BJBS KCP Palabuhanratu, MKKS dan LW Doa Bangsa membahas Penguatan Ekonomi Syariah | Foto : Ist
Sukabumi22 Mei 2024, 15:02 WIB

Tolak Revisi UU Penyiaran, Jurnalis Sukabumi Paparkan Pasal Bermasalah di Depan DPRD

Para orator menegaskan revisi UU Penyiaran akan mempersempit ruang gerak jurnalis.
Aksi unjuk rasa jurnalis menolak revisi UU Penyiaran saat menuju depan gedung DPRD Kota Sukabumi di Jalan Ir H Juanda, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Rabu (22/5/2024). | Foto: Istimewa
Inspirasi22 Mei 2024, 15:00 WIB

Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi

Apabila kamu tertarik dengan lowongan kerja ini, segera daftarkan diri sekarang juga!
Lowongan Kerja Sebagai Chef & Lifeguard, dengan Penempatan di Sukabumi (Sumber : Istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:45 WIB

6 Pantai Angker yang Punya Cerita Mistis di Indonesia, Salah Satunya di Sukabumi

Indonesia selain memiliki keindahan alamnya, tetapi juga mempunyai cerita mistis dibaliknya yang terletak di daerah pantai. Bahkan sejarah dari pantai tersebut memiliki keangkeran cukup seram
Ilustrasi Pantai angker yang punya cerita mistis di Indonesia (Sumber : Pexels.com/@arnaudaudoin)
Jawa Barat22 Mei 2024, 14:42 WIB

Jadi Kuli Bangunan di Bandung? Foto Pegi Alias Perong DPO Kasus Vina Cirebon Beredar

Bersama 2 lainnya, Perong menjadi DPO selama 8 tahun, setelah dinyatakan kabur pasca pembunuhan dan pemerkosaan vina serta kekasihnya Eki pada 2016.
Foto pria yang disebut sebagai Pegi alias perong beredar pasca penangkapan di Bandung (Sumber: istimewa)
Sehat22 Mei 2024, 14:30 WIB

Berapa Seharusnya Kadar Asam Urat yang Normal? Simak Penjelasannya Disini

Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh.
Ilustrasi - Kadar asam urat yang tinggi (hiperurisemia) mungkin disebabkan oleh peningkatan produksi atau penurunan pembersihan asam urat dari dalam tubuh. (Sumber : Freepik.com/@stefamerpik)
Keuangan22 Mei 2024, 14:19 WIB

Paling Banyak Lulusan Sekolah Ini, Menaker Soal 9,9 Juta Anak Muda Nganggur

Menaker Ida menyebut salah satu penyebab tingginya angka pengangguran karena ketidakcocokan antara keterampilan yang dimiliki lulusan dengan kebutuhan industri pasar tenaga kerja
Ilustrasi perayaan kelulusan sekolah. BPS catat 9,9 juta anak muda indonesia nganggur (Sumber: istimewa)
Life22 Mei 2024, 14:15 WIB

5 Hantu Terseram di Pulau Sumatera, Ada yang Suka Jahil dan Habisi Nyawa Manusia

Sumatera dikenal memiliki beberapa cerita hantu yang kerap mengganggu penduduk setempat. Cerita mistis tersebut sampai saat ini masih dipercaya oleh mereka sebagai mitologi
Ilustrasi hantu menyeramkan yang ada di pulau Sumatera (Sumber : Pexels.com/@Charlesparker)
Sukabumi22 Mei 2024, 14:10 WIB

Puskesmas dan Forkopimcam Kalibunder Sukabumi Launching Program Geber Si Jumo

UPTD Puskesmas Kalibunder Kabupaten Sukabumi launching kegiatan Gerakan Bersama Literasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC (Geber Si Jumo), dan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah)
Acara launching kegiatan Geber Sijumo (Gerakan bersama iterasi Stunting, Imunisasi, Pencegahan DBD, dan Penanggulangan TBC) dan kegiatan Jaga Ibu Hamil Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamillah) Foto : Ragil Gilang