SUKABUMIUPDATE.com - Temukan satwa langka jenis Kukang Jawa atau Javan slow loris nyctcebus javanicus, Iyep Yosepa (39 tahun) warga Kampung Cicangkore, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menyerahkannya ke markas PMI, Jumat (20/10/2017).
Iyep mengungkapkan, hewan langka tersebut ditemukannya, Kamis (19/10/2017) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, dekat rumahnya saat ke luar dengan mengendarai sepeda motor.
"Tidak jauh dari rumah, di tengah jalan tiba-tiba sekitar jarak 20 sampai 50 meter, tersorot lampu ada binatang dengan bentuk yang aneh. Awalnya, saya kira itu kucing, saya dekatin Kukang itu hanya diam saja," tutur Iyep, kepada sukabumiupdate.com, saat menyerahkannya di markas PMI, Jalan KH A Sanusi, Ciseureuh, pagi tadi.
Karena merasa unik, Iyep mengaku berusaha menangkapnya, dan sempat terkena gigitan. "Untung bawa jas hujan makanya saya tangkap dengan menutupnya," aku Iyep.
BACA JUGA: Dua Macan Tutul Jawa di Selatan Sukabumi Mati Diracun
Namun setelah menangkap dan membawa ke rumahnya, Iyep pun kebingungan, akan menyerahkannya kepada siapa? Iyep pun menguploadenya ke jejaring sosial Facebook untuk mencari tahu ke mana akan diserahkan hewan langka tersebut.
"Alhamdulillah, banyak yang inbox dengan berbagai saran. Akhirnya saya bawa ke PMI untuk dilepaskan ke alamnya," imbuhnya.
Sementara Kepala PMI Kabupaten Sukabumi, Budi Harto menjelaskan, PMI bukan hanya berbicara soal isu kemanusian saja, tapi juga isu lingkungan hidup dalam hal ini penyelamatan satwa liar, dan efeknya masyarakat semakin percaya untuk menyerahkan satwa langkanya.
"Satwa langka ini akan kami serahkan kepada negara, melalui pusat penyelamatan satwa Cikanganan untuk diobservasi. Sebenarnya habitat Kukang ada di sekitar kita, biasanya di bambu, dan jarang ditemukan secara sengaja di alam," jelas Budi, dalam kesempatan sama.
Ditambahkan Budi, kondisi Kukang dalam keadaan sehat dan sempurna, karena baru dari alamnya. "Segera kami lepas di alam bebas, sekitar Nyalindung. Itupun setelah menjalani observasi kesehatan," tutupnya.
