SUKABUMIUPDATE.com - Warga Kampung Pasir Bentik, RT 02/01, Desa Bojonggaling, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terpaksa harus rela antre menggunakan kamar mandi umum, menyusul kekeringan dan sulitnya mendapatkan air bersih dalam beberapa minggu terakhir ini.
"Ya, sudah dua minggu air sumur di desa ini kekeringan, sehingga warga harus bergantian menggunakan kamar mandi umum untuk keperluan mandi, cuci piring, wudhu, dan keperluan lainnya," ungkap Alfi Huasaini (22 tahun), warga setempat kepada sukabumiupdate.com, Jumat (22/9/2017.
BACA JUGA:Â Kekeringan, Masyarakat Pajampangan Kabupaten Sukabumi Manfaatkan Sungai Ciletuh
Alfi mengaku untuk keperluan minum, atau membersihkan beras, warga harus menyebrangi sungai ke desa tetangga, dengan jarak tempuh kurang lebih dua Kilometer (Km) jauhnya.
"Biasanya warga, pagi dan sore hari membawa jerigen, atau ember ke Kampung Mangrod, desa sebelah untuk menampung air. Kalau sangat terpaksa, ya pakai air galon," akunya dengan nada mengeluh.
Rencananya, kata Alfi, warga akan menggali sumur bor yang masih berpotensi air. “Mudah-mudahan cepat ujan, agar sumur kembali normal,†pungkasnya penuh harap.
