SUKABUMIUPDATE.com - Nahas, kendaraan elf bernomor polisi (Nopol) B 7014 II hantam pohon hingga terbalik di ruas Jalan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (16/9/2017).
Informasi dihimpun, kecelakaan tunggal tersebut diduga akibat sopir telat mengover gigi transmisi. Beruntung tak ada korban jiwa, namun dua orang di antaranya mengalami luka berat, dan14 orang lainnya luka ringan.
Solehah (30 tahun), warga Kampung Kemayoran RT 14/02, Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, menderita luka serius di bagian muka, dan kepala, sehingga harus dirujuk dari Puskesmas Cikidang, ke Rumah Sakit Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sekarwangi, Cibadak.
Sementara sopir elf, Heri Supriatna (50 tahun), warga Kemayoran RT 15/02, Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, menderita luka di bagian anggota badan sehingga harus ditangani intensif di Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit BLUD Sekarwangi Cibadak.
"Saya berangkat dari Jakarta, menuju palabuhanratu, dengan mengengendarai lima mobil. Yaitu tiga mobil, satu ambulans, satu elf, ujar Yudi Hartono (37 tahun), warga Kemayoran RT 14/02, Kelurahan Sedang, Kecamatan Kemayoran, kepada sukabumiupdate.com saat dikonfirmasi di Rumah Sakit BLUD Sekarwangi, Cibadak, Sabtu sore.
Yudi mengaku sempat tertinggal rombongan ketika ke luar pintu tol Ciawi.
"Kemungkin mobil lainnya sudah lewat, terus saya ngambil keputusan ngambil jalur Cikidang. Tapi, baru sekitar satu Kilometer (Km) dari Cikidang, pas tanjakan, turun lagi (Mobilnya), kemungkinan tak mampu mengendalikan (Sopir) mobil, terjadilah kecelakaan," bebernya.
Rencananya, rombongan tersebut hendak berangkat ke Palabuhanratu, untuk menguburkan mayat keponakan Yudi.
"Saya ke Palabuhanratu, mau menguburkan almarhum keponakan, anaknya adik meninggal," aku Yudi.
Yudi mengungkapkan penumpang yang mengalami luka parah dalam kecelakaan tersebut ada dua orang.
"Penumpang dibangku yang lain luka ringan, kebetulan salah satunya istri saya. Jumlah semuanya kurang lebih 16 orang," terangnya.
Ia pun langsung mengabarkan kejadian tersebut ke saudaranya yang ada di Palabuhanratu.
"Baru dikabarin, dari Palabuahanratu, ke Puskesmas dulu, dan rencana mau kemari. Alhamdulillah, anak saya selamat atas," tutupnya.