SUKABUMIUPDATE.com -Â Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, gelar bimbingan tekhnis (Bimtek) bagi sejumlah petugas lapangan di aula Sekretariat KPA, Jalan Julius Usman, Nyomplong, Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin(11/09/2017).
Informasi dihimpun, Bimtek yang digelar KPA Kabupaten Sukabumi, Senin (11/9/2017) tersebut dalam rangka pemetaan populasi kunci.
BACA JUGA:Â KPA dan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi Bentuk P2A
Menurut Sekretaris KPA, Asep Suherman, Bimtek ini bertujuan untuk mensosialisasikan kegiatan pemetaan populasi kunci kepada stakeholder.
“Seperti menyusun rencana dan metode pemetaan populasi kunci, membentuk pemetaan populasi kunci, menentukan hotspot pemetaan populasi kunci, dan melatih petugas lapangan mengenai teknik pemetaan populasi kunci,†tutur Asep, kepada sukabumiupdate.com, usai pelatihan baru-baru ini.
Asep menambahkan, dalam kegiatan inipun diikuti para petugas HIV-AIDS UPTD Puskesmas dari 10 kecamatan, penjangkau populasi kunci laki-laki seks dengan laki-laki (LSL), LSM, duta pencegahan HIV-AIDS, dan sejumlah mahasiwa.
“Dalam program penanggulangan HIV-AIDS, populasi kunci didefinisikan sebagai orang-orang, atau sekelompok orang yang disebabkan karena situasi sosial dimilikinya, atau perilaku yang dilakukannya. Mereka menjadi rentan, berisiko terpapar, atau memaparkan HIV, kepada, dan dari orang-orang yang ada di kelompok, juga luar kelompoknya,†papar Asep.
BACA JUGA:Â Ini yang akan Dilakukan KPAI Kabupaten Sukabumi, Soal Tewasnya SR Siswa Kelas II SD Longkewang
Dengan demikian, kata Asep, pemetaan populasi kunci merupakan cara untuk menggambarkan sebuah situasi sosial karakteristik, dan situasi perilaku berisiko, dari populasi kunci yang ada di suatu wilayah.
“Dan untuk Kabupaten Sukabumi, kegiatan pemetaan populasi kunci LSL, baru pertama kali, dan akan dilakukan di tahun 2017 ini,†terangnya.