SUKABUMIUPDATE.com - Terserempet kereta api (KA) dan terpental sejauh sepuluh meter, penjual mie ayam Jaenal Arifin (50) warga Kampung Sukamantri RT 07/03, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi, terancam gegar otak permanen.
Dokter jaga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin. SH., Kota Sukabumi, Ade Gunawan Wibowo mengatakan, kondisi pasien saat ini masih belum sadarkan diri, setelah dilakukan scan di kepala. Korban mengalami gegar otak, dan terancam permanen.
BACA JUGA:
Terserempet KA, Penjual Mie Ayam Warga Sukamantri Kabupaten Sukabumi
Pengendara Motor Disambar Kereta Api di Cicurug Kabupaten Sukabumi
Korban KA, Siswi MTS As Saadah Cicurug Kabupaten Sukabumi Masih Dirawat
"Untuk mengetahui lebih jelas mengenai gergar otak permanen atau tidak, dokter ahli syaraf yang akan memastikanya. Untuk luka lainya kaki dan tangan lecet," tutur Ade kepada sukabumiupdate.com, Minggu (18/3).
Diberitakan sebelumnya korban Jaenal Arifin terserempet KA sejauh sepuluh meter saat menyeberang, kurang lebih 20 meter dari palang pintu penyebrangan 45.
"Kereta satu 23-26 melintas dari arah Sukabumi tujuan Bogor, terlihat seorang melintas dari arah Utara berseberangan dengan rumah korban. Karena jarak berdekatan, korban langsung terpental. Saya bersama warga teriakin pak Jaenal, cuma karena jaraknya dengan kereta sangat dekat, kurang lebih dua meter, kepala dan pundak pak Jaenal langsung terserempet dan terpental, dan langsung tidak sadarkan diri," ungkapnya penjaga palang pintu KA Udi (29).
