SUKABUMIUPDATE.com – Berhati-hatilah jika hendak menyeberang rel kereta api (KA). Seorang pedagang mie ayam, Jaenal Arifin (50), warga Kampung Sukamantri RT 07/03, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, terserempet KA hingga terpental sejauh sepuluh meter.
Udi (29) penjaga perlintasan KA menuturkan, kronologis kejadian ketika KA 23-26 melintas dari arah Sukabumi tujuan Bogor. Kurang lebih 20 meter jarak dari palang pintu 45, terlihat seorang melintas dari arah Utara berseberangan dengan rumah korban. Karena jarak berdekatan, korban langsung terpental.Â
"Saya bersama warga teriakin pak Jaenal. Tapi karena jaraknya sudah sangat dekat dengan kereta, kurang lebih dua meter, kepala dan pundak pak Jaenal langsung terserempet, dan terpental sejauh sepuluh meter, dan langsung tidak sadarkan diri," ungkapnya kepada sukabumiupdate.com, Minggu (19/3).
Lanjut Udi, dirinya mengaku prosedur penjagaan pelintasan KA sudah ia lakukan, termasuk serine dan semboyan pelintasan kereta. "Semua sudah sesuai prosedur, termasuk palang pintu juga sudah tertutup, mungkin karena melamun atau tidak dengar," jelasnya.
BACA JUGA:
Pengendara Motor Disambar Kereta Api di Cicurug Kabupaten Sukabumi
Korban KA, Siswi MTS As Saadah Cicurug Kabupaten Sukabumi Masih Dirawat
Rel Kereta Api di Karangtengah Cibadak Dicuri
Hal senada dikatakan saksi lain Marlia (44), Jaenal yang sehari-hari berjualan mie ayam tersebut, biasanya memang suka mempersiapkan dagangannya yang berada di sebrang rumahnya," saat saya berdiri di luar rumah dan tahu kereta akan melintas waktu pak Jaenal nyebrang, warga semua sudah meneriaki. Tapi, pas nengok sudah terpental sampai di depan rumah saya," singkatnya.
Saat ini korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) R. Syamsudin, SH., Kota Sukabumi, untuk mendapatkan perawatan.
Informasi diperoleh, Jaenal dan keluarganya, baru sekira tiga minggu tinggal di rumah kontrakan tersebut.