SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Indonesia baru saja melakukan kembali penyesuaian harga bahan bakar non subsidi. Tentu bagi pengguna bbm non subsidi ini akan jadi tantangan karena biaya bahan bakar akan meningkat.
Jadi penting untuk melakukan penghematan. Cara paling efektif sebenarnya bukan mengganti kendaraan, melainkan mengubah kebiasaan berkendara.
Banyak penelitian dan panduan otomotif menunjukkan bahwa gaya mengemudi dan perawatan kendaraan dapat memberikan penghematan yang cukup signifikan.
Nah, berikut ini beberapa tips mudah yang bisa dilakukan untuk menghemat konsumsi bahan bakar kendaraan yang dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga: Pertamax Rp16.250 per Liter, Resmi Naik Mulai 10 Juni 2026: Ini Daftar Harga BBM Pertamina
1. Hindari Gas dan Rem Mendadak
Akselerasi yang agresif membuat mesin menyemprotkan lebih banyak bahan bakar. Usahakan menambah kecepatan secara bertahap dan mengerem dengan halus.
2. Jaga Kecepatan Tetap Stabil
Kecepatan yang stabil lebih hemat dibanding sering mempercepat lalu memperlambat kendaraan. Saat jalanan lengang, pertahankan kecepatan yang konstan.
3. Periksa Tekanan Ban Secara Rutin
Ban yang kurang angin membuat hambatan gulir lebih besar sehingga mesin bekerja lebih berat. Periksa tekanan ban minimal dua minggu sekali atau sebelum perjalanan jauh.
4. Servis Kendaraan Tepat Waktu
Ganti oli sesuai jadwal, bersihkan filter udara, cek busi, dan lakukan tune-up berkala. Mesin yang sehat akan membakar bahan bakar lebih efisien.
Baca Juga: Tips Makeup agar Wajah Terlihat Lebih Muda dan Natural
5. Kurangi Beban yang Tidak Perlu
Jangan menyimpan barang-barang berat yang tidak diperlukan di bagasi atau jok motor. Semakin berat kendaraan, semakin banyak BBM yang dibutuhkan.
6. Gunakan AC Secukupnya
Khusus untuk mobil, AC menambah beban mesin. Gunakan suhu yang wajar dan jangan mengatur terlalu dingin jika tidak diperlukan.
7. Gunakan BBM yang Sesuai Rekomendasi Pabrikan
Menggunakan oktan yang sesuai spesifikasi mesin membantu proses pembakaran lebih optimal dan efisien.
8. Rencanakan Perjalanan
Gabungkan beberapa keperluan dalam satu perjalanan. Mesin yang baru dinyalakan biasanya lebih boros dibanding saat sudah mencapai suhu kerja normal. Perjalanan pendek yang sering justru menghabiskan lebih banyak BBM.
9. Pantau Konsumsi BBM
Catat berapa kilometer yang ditempuh setiap kali mengisi penuh tangki. Dengan mengetahui km/liter kendaraan, Anda bisa mengetahui apakah ada masalah atau tidak.
10. Terapkan Eco Driving
Coba terapkan teknik eco driving dengan cara jaga jarak aman agar tidak sering rem mendadak, lepaskan gas lebih awal saat mendekati lampu merah, gunakan momentum kendaraan saat jalan menurun dan hindari putaran mesin terlalu tinggi.





