SUKABUMIUPDATE.com- Tanjung Verde berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain 0-0 menghadapi Arab Saudi pada Sabtu, 27 Juni 2026, pukul 07.00 WIB, di Stadion NRG, Houston. Tanjung Verde menempati posisi kedua di Grup H di bawah Spanyol.
Di babak 32 besar Piala Dunia 2026 nanti, Tanjung Verde akan menghadapi tim juara bertahan, Argentina yang berhasil lolos sebagai pemuncak grup J setelah mengalahkan Aljazair dan Austria. Kedua tim dijadwalkan akan bertemu pada 4 Juli mendatang.
Baca Juga: Spanyol Singkirkan Uruguay dari Piala Dunia 2026, Gol Alex Baena Antar La Roja ke Babak 32 Besar
Sepanjang pertandingan, tim asuhan Bubista tampil lebih dominan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Willy Semedo menjadi ancaman utama di lini depan setelah tembakannya berhasil ditepis kiper Arab Saudi di tiang dekat, sebelum kembali mencoba peruntungannya melalui sepakan lain yang masih melebar dari sasaran.
Arab Saudi mendapat kabar buruk pada pertengahan babak pertama ketika bek Hassan Al Tambakti tiba-tiba terjatuh tanpa kontak dengan pemain lawan. Ia harus mendapatkan penanganan medis dan akhirnya ditandu keluar lapangan.
Baca Juga: Lionel Messi Dicadangkan Saat Argentina vs Yordania di Piala Dunia 2026, Ini Alasan Lionel Scaloni
Memasuki babak kedua, Tanjung Verde terus meningkatkan intensitas serangan. Gelandang Kevin Pina hampir memecah kebuntuan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang hanya melintas tipis di sisi atas gawang Arab Saudi.
Memasuki 15 menit terakhir pertandingan, kiper Mohammed Al Owais tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Laros Duarte, yang sudah berhadapan langsung dengannya. Penyelamatan tersebut sempat menjaga asa Arab Saudi tetap hidup.
Baca Juga: Libas Irak 5-0, Senegal Buka Peluang Tampil di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Meski gagal menambah gol, Tanjung Verde tetap berhasil mengamankan hasil yang membawa mereka lolos ke babak 32 besar. Mereka kini bersiap menghadapi tantangan besar melawan Argentina dalam laga bersejarah, sekaligus mencatatkan prestasi sebagai negara Afrika ketiga yang mampu melewati fase grup tanpa terkalahkan pada penampilan perdana mereka di ajang Piala Dunia.
Sumber: dari berbagai sumber







