Anak Terjerat Kasus Penembakan, Bupati Majalengka: Saya Iba

Minggu 17 November 2019, 16:59 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Bupati Majalengka Karna Sobahi mengaku sudah menjenguk anaknya yang kini ditahan di Markas Polres Majalengka. “Ia sangat legowo dan sabar menerima kenyataan,” kata Karna, Ahad, 17 November 2019.

Menurut Karna, dalam pertemuan itu sang anak malah memintanya untuk tetap fokus melayani masyarakat sebagai kepala daerah. Karna Sobahi memang baru terpilih sebagai Bupati Majalengka periode 2019-2023. Sebelumnya ia menjadi wakil bupati mendampingi Bupati Majalengka, Sutrisno, selama dua periode. “Saya merasa iba dengan kebesaran jiwa anak saya,” ujar Karna.

Karna mengungkapkan, Irfan, anaknya bekerja sebagai Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Majalengka. “Tapi saya tidak bisa berbuat apa-apa terkait status anak saya saat ini,” ungkap Karna.

Menurut Karna, tidak ada seorang pun yang menginginkan peristiwa heboh itu terjadi, apalagi melibatkan darah dagingnya sendiri. Karenanya, sebagai warga negara yang baik, ia menyerahkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian. “Saya tidak akan melawan hukum, karena memang tidak memiliki kekuatan untuk itu. Saya harus taat dan menghargai hukum,” ujar Karna.

Pada kesempatan yang sama, Karna juga meminta kepada aparatur sipil negara (ASN) yang lain untuk tetap bekerja dengan baik sesuai dengan tugas masing-masing dan tidak terpengaruh dengan kejadian ini. “Berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” kata Karna.

Kejadian yang menimpa anaknya dimaknai Karna sebagai ujian dan peringatan kepada dirinya dan keluarga untuk memperbaiki diri.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pegawai negeri di Kabupaten Majalengka diketahui menembak seorang kontraktor asal Bandung, Panji Pamungkasan di kawasan Ruko Taman Hana Sakura, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka pada Ahad, 10 November 2019.

Akibatnya, korban mengalami luka tembak di tangan sebelah kiri dan sempat menjalani perawatan di RSUD Majalengka. Pelaku penembakan kemudian diketahui sebagai anak Bupati Majalengka Karna Sobahi berinisial INA.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi menetapkan INA sebagai tersangka. Pada Sabtu, 16 November sekitar pukul 00.10 WIB INA ditahan di Mapolres Majalengka. Kapolres Majalengka, Ajun Komisaris Besar Mariyono, menjelaskan penahanan dilakukan karena ancaman hukuman yang menjerat INA yaitu 20 tahun penjara. INA sendiri diduga melanggar pasal 170 jo UU Darurat No 12 tahun 1951.

Sumber: Tempo.co

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkini
Life04 Mei 2024, 08:00 WIB

7 Ciri Anak Stres Karena Suka Dimarahi Orang Tua, Sikapnya Tak Biasa

Ciri-Ciri Anak Stres Karena Suka Dimarahi Orang Tua Dapat Dilihat Dari Sikapnya yang Tak Biasa. Ayah Bunda Jangan Abai!
Ilustrasi. Sikap anak yang tidak biasa mengindikasikan bahwa mereka sedang mengalami stres hingga tekanan emosional dan psikologis yang berat. (Sumber : Pixabay/GabrielMiguelBero)
Food & Travel04 Mei 2024, 07:00 WIB

9 Langkah Mudah, Ini Cara Membuat Air Jeruk Peras untuk Menjaga Gula Darah Stabil

Berikut Sembilan Langkah Mudah untuk Membuat Air Jeruk Peras untuk Menjaga Gula Darah Stabil. Yuk, Coba!
Jeruk peras memiliki banyak manfaat kesehatan karena kandungan nutrisi yang kaya, terutama vitamin C. (Sumber : Pexels/pixabay)
Sukabumi04 Mei 2024, 06:28 WIB

KAI akan Tutup Perlintasan Liar TKP Pasutri Tertabrak Kereta di Kebonpedes Sukabumi

Lokasi kejadian pasutri tertabrak KA Siliwangi di Kebonpedes Sukabumi merupakan perlintasan sebidang liar.
Lokasi kejadian pasutri tertabrak kereta api KA Siliwangi di Kebonpedes Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Science04 Mei 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Mei 2024, Cek Dulu Langit Sebelum Berakhir Pekan

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Sabtu 4 September 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Sabtu 4 September 2024. (Sumber : Freepik/@wirestock)
Sukabumi04 Mei 2024, 00:01 WIB

Bayi Baru Lahir Ditemukan Menangis di Semak-semak Gegerkan Warga Gunungguruh Sukabumi

Berawal dari suara tangis, Warga Gunungguruh Sukabumi temukan bayi baru lahir berlumuran darah di semak-semak.
Penemuan bayi laki-laki baru lahir di Gunungguruh Sukabumi. Ditemukan menangis di semak-semak kebun. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi03 Mei 2024, 21:46 WIB

5 Perangkat Daerah Kabupaten Sukabumi Akan Dinilai Ombudsman, Ini Arahan Sekda

5 perangkat daerah Kabupaten Sukabumi yang akan dinilai Ombudsman yaitu DPMPTSP, Dinsos, Dinkes, Disdik dan Disdukcapil.
Sekda kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, memimpin rapat pembahasan persiapan penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Life03 Mei 2024, 21:00 WIB

12 Tips Menghadapi Orang Egois yang Selalu Merasa Benar

Berikut Beberapa Tips Menghadapi Orang Egois yang Selalu Merasa Benar. Meskipun Hati Sangat Kesal pada Mereka, Coba untuk Tetap Empati Ya!
Ilustrasi. Pasangan bertengkar. Tips Menghadapi Orang Egois yang Selalu Merasa Benar. (Sumber : Freepik.com)
Sehat03 Mei 2024, 20:30 WIB

7 Daun yang Berkhasiat Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah dalam Tubuh

Daun-daun ini dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.
Ilustrasi daun kelor. Daun-daun ini dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. (Sumber : Instagram/@dina_dara_chadank)
Sukabumi03 Mei 2024, 20:08 WIB

Kronologi Pasutri Tewas Tertabrak KA Siliwangi di Sukabumi, Korban Sudah Diteriaki

Warga ceritakan detik-detik suami istri tewas tertabrak kereta api KA Siliwangi di Kebonpedes Sukabumi.
Tempat Kejadian Perkara Pasutri tertabrak kereta api di Kampung Babakansirna, Rt 03/04, Desa/Kecamatan Kebonpedes, Sukabumi. (Sumber : SU/Asep Awaludin)
Keuangan03 Mei 2024, 20:00 WIB

10 Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Hidupmu Miskin, Jangan Lakukan!

Waspada Terhadap Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Hidupmu Miskin, Jangan Lakukan!
Finansial Terbatas. Kebiasaan Sepele yang Bisa Membuat Hidup Miskin | Foto : Karolina Grabowska/Pexels