2,7 Kilogram Narkoba di Pembalut dan Bra Gagal Diselundupkan

Kamis 12 April 2018, 13:37 WIB

SUKABUMIUPDATE.com - Penyelundupan narkoba dengan modus menggunakan pembalut wanita kembali digagalkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sebanyak 2.656 gram alias sekitar 2,7 kilogram methamphetamine atau sabu disita petugas dari dua penumpang wanita warga Malaysia, yaitu SH, 35 tahun, dan EF (43).

"Serbuk putih sabu ditemukan di dalam pembalut dan pakaian dalam yang dikenakan mereka," kata Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Erwin Situmorang melalui keterangan tertulis hari ini, Kamis, 12 April 2018.

Menurut Erwin, pengungkapan penyelundupan narkotika ini yang bermula dari analisa petugas Bea Cukai terhadap data penumpang pesawat Air Asia AK 380 rute Kuala Lumpur Jakarta pada Sabtu, 24 Maret 2018.

Dari pengamatan tersebut petugas melakukan pemeriksaan badan terhadap kedua penumpang tersebut. Dari berat total 2.656 gram, 1.346 gram disembunyikan dalam dua pembalut wanita dan 1.310 gram dalam dua bra yang dikenakan oleh kedua orang tersangka.

Pada hari yang sama, petugas berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan controlled delivery. Menurut keterangan tersangka, mereka diperintahkan mengantarkan paket sabu itu ke sebuah apartemen di Jakarta Selatan.

Esok harinya, tim menangkap seorang wanita berinisial GR (31), warga Malaysia, yang datang ke lokasi tersebut untuk menemui kedua tersangka.

"la mengaku sebagai perpanjangan tangan pengendali yang berdomisili di Malaysia," ujar Erwin.

Di bawah pengawasan petugas, komunikasi antara GR dan pengendali terus dilakukan. Pada Senin, 26 Maret 2018, tim gabungan menangkap seorang wanita lain berinisial KJ (32), warga Indonesia, yang hendak mengambil paket dari GR.

Tim pun mendapatkan barang bukti tambahan berupa methamphetamine seberat 171.64 gram serta 2 butir pil ekstasi di tempat tinggal KJ, kawasan Bogor.

Selasa 27 Maret, petugas kembali menangkap empat tersangka lain, yaitu FH (27), B alias A (50), serta R (32) sebagai penerima paket shabu, dan P (21) rekan R.

Sebelumnya, Bea dan Cukai Soekarno-Hatta bersama Polres Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan penyelundupan sabu oleh jaringan Malaysia-Indonesia.

Penyelundupan narkoba dari Malaysia tersebut terungkap berkat hasil analisa bersama polisi dan Bea Cukai atas data manifes penumpang pesawat KLM Royal Dutch KL 809 rute Kuala Lumpur-Jakarta, pada Minggu, 4 Maret 2018.

Narkoba jenis sabu sebanyak 662 gram tersebut dibawa oleh ibu dan anak wanitanya warga Indonesia, RC (40) dan No (20), dengan cara dimasukkannya ke dalam pembalut wanita yang mereka kenakan.

Sumber: Tempo

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkini
Life09 Mei 2024, 08:00 WIB

Punya Daya Tarik dan Karismatik, 10 Ciri Orang Memiliki Banyak Energi Positif

Orang-orang yang memiliki banyak energi positif sering menjadi sumber inspirasi bagi orang lain dan membawa dampak positif dalam lingkungan mereka.
Ilustrasi - Punya Daya Tarik dan Karismatik Termasuk Ciri Orang Memiliki Banyak Energi Positif (Sumber : pexels.com/AndreaPiacquadio)
Food & Travel09 Mei 2024, 07:00 WIB

Simpel dan Mudah, Cara Membuat Air Rebusan Ketumbar untuk Meredakan Nyeri Sendi

Air rebusan ketumbar dapat dikonsumsi secara teratur untuk mendapatkan manfaat kesehatannya, terutama untuk meredakan masalah pencernaan, meredakan nyeri sendi, dan memberikan efek detoksifikasi pada tubuh.
Ilustrasi. Mudah Dibuat di Rumah, Cara Membuat Air Rebusan Ketumbar untuk Meredakan Nyeri Sendi (Sumber : Instagram/@sweet.deeva)
Science09 Mei 2024, 06:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 9 Mei 2024, Sukabumi Berpotensi Cerah dari Pagi Hingga Dini Hari

Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan pada Kamis 9 Mei 2024.
Ilustrasi - Sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya diperkirakan mengalami cuaca cerah berawan pada Kamis 9 Mei 2024. | Pixabay/
Sukabumi09 Mei 2024, 00:31 WIB

Hati-hati Jadi TKW! Belajar Rugi dari Warga Sukabumi yang Hamil Sepulang dari Dubai

Camat Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Kusyana menanggapi hal tersebut, pihaknya menyebut peristiwa ini harus menjadi contoh (pelajaran) bagi seluruh masyarakat ketika hendak menjadi TKW.
Camat Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, Kusyana saat diwawancarai sukabumiupdate.com, Rabu (8/5/2024) | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi08 Mei 2024, 23:30 WIB

Silaturahmi Kepala Desa Se-Dapil V, Satukan Langkah untuk Kemajuan Sukabumi

Silahturahmi dan Halal Bihalal Apdesi Kabupaten Sukabumi bersama para kepala desa, para istri kepala desa, dan aparat desa se Dapil V di gelar di Agro Park, Kecamatan Nyalindung, Rabu (8/5/2024).
Halal Bihalal dan Silaturahmi Apdesi dan Para Kepala Desa Se Dapil V Kabupaten Sukabumi, Rabu (8/5/2024) | Foto : Dok. Apdesi
Sukabumi08 Mei 2024, 23:23 WIB

Diduga Sopir Main HP saat Berkendara, Angkot di Sukabumi Seruduk Mobil Penjual Cireng

Angkot seruduk mobil penjual cireng di Goalpara Sukabumi, diduga gegara sopir asyik main HP saat berkendara.
Angkot seruduk mobil penjual cireng di Goalpara Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi08 Mei 2024, 22:54 WIB

DPRD Sukabumi Raker soal Pencabutan Status UHC Non-Cut Off, Ini Hasilnya

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar ungkap hasil raker soal pencabutan status UHC Non-Cut Off bersama Pemda.
Raker Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi dan Pemda soal pencabutan status UHC Non-Cut Off oleh BPJS Kesehatan. (Sumber : Diskominfosan Kab. Sukabumi)
Sukabumi08 Mei 2024, 21:16 WIB

Banyak Kasus Kriminal Libatkan Anak, Bupati Sukabumi Soroti Dampak Medsos hingga Ekonomi

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami menyebut pengawasan perserta didik harus diperketat mulai dari pengawasan orang tua, lembaga pendidikan hingga lingkungan sosial
Bupati Sukabumi, Marwan Hamami | Foto : Asep Awaludin
Sehat08 Mei 2024, 21:00 WIB

Tanaman Jelatang: Nutrisi dan 5 Khasiatnya untuk Mengobati Beragam Penyakit

Jelatang adalah tanaman kurus dari keluarga jelatang yang disebut Urticaceae.
Ilustrasi - Jelatang adalah tanaman kurus dari keluarga jelatang yang disebut Urticaceae. (Sumber : pexels.com/@Simon Gough).
Sukabumi08 Mei 2024, 20:59 WIB

Kamboja Belajar soal Pencegahan Perkawinan Anak ke Pemkab Sukabumi

Kabupaten Sukabumi jadi tempat belajar soal pencegahan perkawinan anak bagi delegasi Kamboja.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat berbagi cenderamata dengan delegasi pemerintah Kamboja. (Sumber : Diskominfosan Kab. Sukabumi)