SUKABUMIUPDATE.com - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan menjalani perawatan di sebuah klinik mata di Singapura sejak Rabu (12/4), Untuk sementara waktu, Novel tak boleh dijenguk demi penyembuhan matanya yang diserang seseorang menggunakan air keras.
"Dokter meminta saya lebih banyak terpejam, jadi otomatis memang tidak boleh banyak yang menjenguk," kata Novel kepada Tempo melalui sambungan telepon kerabatnya, Jumat  (14/4).
Novel diserang seseorang menggunakan air raksa ketika ia berjalan pulang setelah menunaikan Salat Subuh di masjid di dekat rumahnya di Kelapa Gading pada Selasa (11/4). Akibat serangan itu, matanya terluka.
Sebelum berobat di Singapura, Novel sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Jakarta Eye Center, Menteng Jakarta Pusat.Â
Saat wawancara dengan Tempo, suara Novel terdengar sengau. Meski begitu, penyidik senior KPK itu berusaha tetap bercanda. "Singapura kok selalu berkabut, ya," ujarnya. Lalu ia melanjutkan sambil tertawa, "Oh, mata saya yang bermasalah."
Saat ditanya soal pengeliatannya, Novel minta didoakan agar lekas membaik. "Doakan saya agar segera bisa membaik," ucapnya. Selama menjalani perawatan di Singapura, petugas KPK secara bergantian menjaganya.Â
Â
Sumber: Tempo