Longsor di Bali, Korban Bertambah Jadi 12 Tewas

Sukabumiupdate.com
Jumat 10 Feb 2017, 09:12 WIB
Longsor di Bali, Korban Bertambah Jadi 12 Tewas

SUKABUMIUPDATE.com -   Korban tewas dalam bencana longsor di Kintamani, Bangli, Bali, bertambah menjadi 12 orang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana dalam rilisnya, menyatakan longsor tersebut diakibatkan hujan ekstrem yang berlangsung sepanjang Kamis malam  (9/2).

Longsor terjadi di tiga desa di wilayah Kecamatan Kintamani. BPBD Bangli bersama Kantor SAR Denpasar, BPBD Provinsi Bali, PMI, TNI, Polri, relawan dan dibantu oleh warga melakukan evakuasi dan penanganan kedaruratan. Semua korban sudah berhasil dievakuasi.

Sebelumnya, korban yang berhasil dievakuasi sampai Jumat pagi berjumlah tujuh orang. “Longsor menimbun 5 rumah dan menyebabkan 7 orang meninggal,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho kepada Tempo pada Jumat (10/2)

Pencarian pada siang hari kembali menemukan lima korban meninggal, kata Sutopo dalam rilisnya.

Hujan ekstrim dengan intensitas 145 mm per hari sempat terjadi di Karangasem, Bali pada  (8/2). BMKG Bali melaporkan bahwa adanya tekanan rendah 984 mb di Australia Barat berdampak signifikan menyebabkan aliran massa udara di seluruh Indonesia didominasi oleh angin Barat yang bersifat basah.

Suhu muka air laut di sekitar Bali masih hangat sekitar 28 derajat celcius yang berkontribusi bagi pertumbuhan awan-awan hujan di sekitar Bali.

Diprediksikan hingga 11 Februari 2017 hujan lebat terjadi di wilayah Bangli, Jembrana, Buleleng, Tabanan, Gianyar, dan Badung. Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada dari longsor, banjir dan puting beliung.

Nama korban meninggal
Desa Awan:
1. NI Kadek Arini / P / ibu dari Putu Natalia / 27 tahun.
2. Ni Putu Natalia/ P/ 10 tahun, Kelas 3 SD / Alamat Br. Mertha, Desa Awan. 
3. Ni Nengah Parmini / P / 40 tahun asal Desa Suter.
4. I Nyoman Budiarta / L / 45 tahun asal Desa Suter.

Korban Ni Nengah Parmini dan I Nyoman Budiarta  kebetulan sedang menginap di Desa Awan.

Desa Sukawana:
I Made Kawi / P/ 50 Tahun (ayah) dan 1 orang luka berat a.n. I Wayan Selang / P (anak). Korban luka berat dibawa ke RS. Bangli

Desa Songan:
1. Jro Balian Resmi / 33 th /P/ ibu.
2. Jro Balian Kadek Sriasih/ 7th / P/ anak dari Jro Balian Resmi.
3. Komang Agus Putra Santi / 1 th / L / anak dari Jro Balian Resmi.
4. I Gede Sentana / 40th / L / suami.
5. Luh bunga / 40th/ P/ istri Bapak I Gede Sentana.
6. Kadek / 20th/ P/ anak Bapak I Gede Sentana. 
7. Ni luh Susun /40thn/P.

Korban luka berat adalah:
1.Budi / 17th/ L / dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana).
2.Komang / P/ 14th/ dirujuk ke RS Bangli (anak dari Bapak I Gede Sentana).

Korban luka ringan:
1. Kadek ardi 9th/ L/ Anak Gde Artha / pengobatan di rumah.
2. Jro alep 30th /P/ istri Gde Artha / pengobatan di rumah.

 

Sumber: TEMPO

Berita Terkini