Dikenal Ramah, 6 Fakta Penangkapan Pegawai PT KAI Terduga Teroris

Selasa 15 Agustus 2023, 11:10 WIB
(Foto Ilustrasi) Densus 88 Polri menangkap terduga teroris berinisial DE di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 14 Agustus 2023. | Foto: Pixabay

(Foto Ilustrasi) Densus 88 Polri menangkap terduga teroris berinisial DE di Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 14 Agustus 2023. | Foto: Pixabay

SUKABUMIUPDATE.com - Densus 88 Polri menangkap terduga teroris berinisial DE di Bulak Sentul, Harapan Jaya, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin, 14 Agustus 2023 sekira pukul 13.17 WIB. Pegawai PT KAI itu dikenal sebagai sosok yang ramah.

Mengutip tempo.co, dalam penangkapan ini, Densus 88 telah mengintai DE selama dua minggu. Saat penggerebekan di rumahnya ditemukan puluhan senjata api lengkap dengan amunisi.

1. Kronologi Penangkapan

Sebelum peristiwa penangkapan Senin kemarin, rumah DE sudah diintai polisi sejak dua minggu. Hal ini diungkapkan Agung, Bendahara RT 07/27, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat. Ia mengatakan awalnya polisi meminta izin untuk mengintai DE di area rumahnya.

"Sudah kurang lebih dua mingguan (diintai), memang sudah izin (mengintai) mereka (polisi)," kata Agung, Senin, 14 Agustus 2023.

Agung menjelaskan terdapat dua polisi berpakaian bebas mengawasi dan mengintai aktivitas DE. Dua polisi, kata Agung, sempat terlihat mengintai DE di sebuah pos RW depan rumah DE.

Kendati demikian, lanjut Agung, kedua polisi itu tidak membeberkan tindak pidana yang dilakukan DE. "Jadi memang tidak diberi tahu. Yang jelas katanya ada TO (target operasi)," ujar Agung.

Baca Juga: Anggota Densus 88 Korban Penusukan Teroris WNA Uzbekistan Meninggal

2. Dikenal Ramah

Sementara itu, Ketua RT 07/27, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ichwanul Muslimin menyatakan tak menyangka warganya itu ditangkap Tim Densus Polri. Pasalnya, dia mengenal DE sebagai sosok yang ramah.

"Kalau rapat-rapat RT dia datang, karena itu kami enggak menyangka," kata Ichwanul, Senin, 14 Agustus 2023.

Meski beberapa kali suka berinteraksi dengan warga sekitarnya, lanjut Ichwanul, DE tergolong warga yang tertutup dan tidak banyak berbincang. Selebihnya, DE disebutkannya cukup tertib administrasi lingkungan, dan ikut iuran perbaikan jalan lingkungan juga.

3. Baru Tinggal 6 Bulan

Ichwanul mengatakan bahwa DE yang baru tinggal di wilayah tersebut selama enam bulan itu sehari-hari bekerja sebagai pegawai BUMN.

Menurut Ichwanul, DE tinggal bersama anak dan istrinya di sebuah rumah kontrakan. "Istrinya sedang hamil sekitar enam hingga tujuh bulan," ujar Ichwanul.

4. Densus 88 Sita Puluhan Senjata Api

Dalam penangkapan DE, Densus 88 menyita puluhan senjata api dan ratusan amunisi. Juru bicara Densus 88, Komisaris Besar Aswin Siregar, membenarkan tim Densus 88 menyita puluhan senjata api bersama ratusan amunisi.

Namun ia belum memastikan berapa karena pihaknya masih mendata dan menghitung jumlahnya “Penyidik sedang mendata detail jenis dan jumlahnya,” kata Aswin, Senin, 14 Agustus 2023.

5. Peran DE

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan mengatakan, DE merupakan salah satu pendukung Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS).

“DE merupakan salah satu pendukung ISIS yang aktif melakukan propaganda di media sosial dengan cara memberikan motivasi untuk berjihad dan menyerukan agar bersatu dalam tujuan berjihad melalui Facebook,” kata Ramadhan, Senin, 14 Agustus 2023.

Ramadhan mengatakan DE berperan mengirimkan unggahan Facebook berupa poster digital berisikan teks pembaruan baiat dalam bentuk Bahasa Arab dan Indonesia kepada pemimpin ISIS Abu Al Husain Al Husaini Al Quraysi.

Selain itu, kata Ramadhan, DE juga menjadi admin dan pembuat beberapa kanal Telegram Arsip Film Dokumenter dan Breaking News. Kanal Telegram ini merupakan kanal pembaruan informasi teror global yang diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia. Setelah menahan DE, Densus 88 juga menggeledah kediaman dan melakukan interogasi terhadapnya.

6. Tanggapan PT KAI

PT KAI (Persero) menghormati tindakan hukum Densus 88 yang menangkap salah satu pegawainya yang menjadi tersangka teroris di Bekasi Utara, Kota Bekasi.

"Kami siap bekerja sama dengan pihak berwenang terkait isu tersebut," kata Raden Agus Dwinanto Budiadji, Executive Vice President of Corporate Secretary KAI, Senin, 14 Agustus 2023.

Agus mengatakan KAI tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan hukum, terlebih pada kasus terorisme. Ia menegaskan manajemen KAI akan menindak secara tegas karyawannya jika terbukti terlibat dalam kasus terorisme.

"KAI berkomitmen untuk turut memberantas kejahatan terorisme di lingkungan perusahaan dengan terus mengingatkan seluruh jajaran mengenai integritas dan nasionalisme, serta melakukan peningkatan pengawasan oleh fungsi terkait," kata Agus.

Sumber: Tempo.co

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi19 Juli 2024, 23:32 WIB

Identitas Wanita Korban Tabrak Lari di Parungkuda Sukabumi Terungkap

Keluarga korban tabrak lari di Parungkuda Sukabumi berharap polisi bisa menangkap pelaku.
Polisi saat olah TKP kasus kecelakaan yang menewaskan seorang wanita usai disambar mobil di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto : Istimewa)
Nasional19 Juli 2024, 22:41 WIB

Wanita Sukabumi Ini Ditangkap Bareskrim Karena Terlibat Kasus Scam Online Internasional

Berikut peran dari Wanita Sukabumi yang ditangkap Bareskrim Polri saat pulang kampung karena terlibat kasus Scam Online Internasional Jaringan Dubai.
Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Alfis Suhaili saat konpers terkait penangkapan wanita Sukabumi tersangka scam online internasional di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (19/7/2024). (Sumber : Humas Polri)
Sehat19 Juli 2024, 21:44 WIB

BPA pada Kemasan Air Minum Dilarang, Uni Eropa Resmi Terapkan Akhir 2024

Sebanyak 27 negara maju yang bergabung dalam Uni Eropa tegas menyatakan, BPA sudah tidak boleh lagi digunakan mulai akhir tahun 2024.
(Foto Ilustrasi) Uni Eropa mengeluarkan aturan terkait penggunaan BPA pada kemasan galon isi ulang. | Foto: Istimewa
Life19 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mendidik Anak ADHD dengan Pola Pengasuhan yang Efektif dan Tepat

Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan.
Ilustrasi - Beberapa pengasuhan yang tepat untuk mendidik anak ADHD adalah solusi yang bisa dilakukan. (Sumber : unsplash.com/@Séan Gorman)
Sukabumi19 Juli 2024, 20:53 WIB

Resmi Jadi Kapolres Sukabumi Kota, Ini Pesan AKBP Rita Suwadi

Kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota baru disambut polisi cilik dan tradisi pedang pora.
Tradisi pedang pora sambut kedatangan AKBP Rita Suwadi sebagai Kapolres Sukabumi Kota yang baru. (Sumber : Istimewa)
DPRD Kab. Sukabumi19 Juli 2024, 20:32 WIB

Harapan Anggota DPRD Sukabumi Terkait Penyelenggaraan Healthy Cities Summit 2024

Harapan dan pesan Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Badri Suhendi terkait penyelenggaraan event HCS 2024 pada 28-31 Juli 2024 mendatang.
Badri Suhendi, Anggota Komisi I DPRD Fraksi Demokrat Kabupaten Sukabumi | Foto: dok setwan
Sukabumi19 Juli 2024, 20:00 WIB

Terekam CCTV, Wanita Tanpa Identitas Tewas Ditabrak Lari Mobil di Parungkuda Sukabumi

Berikut keterangan Polisi terkait insiden wanita tanpa identitas tewas ditabrak lari mobil saat menyeberang jalan di Parungkuda Sukabumi.
Wanita tanpa identitas jadi korban tabrak lari mobil di Jalan Raya Sukabumi-Bogor tepatnya di Parungkuda Sukabumi. (Sumber Foto: Tangkapan layar CCTV/Istimewa)
Life19 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Ciri Kamu Sebenarnya Adalah Orang Baik Jika Dilihat dari Kebiasaan Sehari-hari

Menilai apakah seseorang adalah orang baik bisa dilihat dari kebiasaan sehari-hari mereka.
Ilustrasi - Menilai apakah seseorang adalah orang baik bisa dilihat dari kebiasaan sehari-hari mereka. (Sumber : Freepik.com)
Nasional19 Juli 2024, 19:35 WIB

Kronologi Helikopter Jatuh di Bali Diduga akibat Terlilit Tali Layangan

Berikut kronologi dan kondisi penumpang helikopter wisata yang jatuh di Bali. Kecelakaan ini diduga akibat baling-baling terlilit tali layangan.
Helikopter jatuh tidak lama lepas landas dari Helipad GWK, Bali pada Jumat (19/7/2024) pukul 14.33 WIB. (Sumber : Istimewa)
Sehat19 Juli 2024, 19:00 WIB

Tak Hanya Susu Saja, Ini 8 Makanan yang Dapat Membantu Memperkuat Tulang

Makanan sangat berpengaruh dalam membantu menjaga kesehatan tulang.
Ilustrasi Salmon  - Makanan sangat berpengaruh dalam membantu menjaga kesehatan tulang. (Sumber : pexels.com/Valeria Boltneva)