TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Mobil Keluaran Baru Akan Lebih Boros Jika Gunakan BBM RON Rendah? Ini Penjelasannya

Dede Imran
Penulis
Jumat 29 Jul 2022, 22:00 WIB
Mobil Keluaran Baru Akan Lebih Boros Jika Gunakan BBM RON Rendah? Ini Penjelasannya

SUKABUMIUPDATE.com - Mobil keluaran baru akan lebih boros bahan bakar jika memaksakan menggunakan BBM (Bahan Bakar Minyak) dengan RON rendah. Hal itu karena mesin mobil keluaran terbaru tidak dirancang untuk menggunakan BBM RON rendah.

Melansir dari Suara.com, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mengingatkan bahwa kendaraan terbaru, yang diproduksi sejak 2018, tidak dirancang untuk BBM RON rendah sebab, sesuai aturan Pemerintah bahwa seluruh kendaraan roda empat harus menerapkan standar emisi gas buang EURO-4.

Dengan demikian, menurut Sekretaris Umum GAIKINDO Kukuh Kumara di Jakarta, Kamis (28/7/2022) selain mesin disesuaikan untuk EURO-4, BBM yang digunakan pun harus memenuhi standar tersebut, yakni yang berkadar oktan tinggi, seperti Pertamax Series.

Baca Juga :

"Sejak saat itu, mesin semua kendaraan harus memenuhi standar emisi gas buang EURO-4. Supaya bisa menghasilkan emisi gas buang sesuai EURO-4, maka bahan bakarnya pun harus sesuai standar EURO-4,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Sejak 2018, Pemerintah menerapkan standar emisi gas buang bagi seluruh kendaraan roda empat, lanjutnya, aturan tersebut berlaku bagi semua jenis kendaraan, termasuk jenis Low Cost Green Car (LCGC) atau kendaraan ekonomis dan ramah lingkungan.

Dengan kebijakan ini, menurut Kukuh, seluruh industri otomotif nasional pun memiliki kewajiban memproduksi mobil dengan standar EURO-4, sebagai langkah mendukung kebijakan pemerintah.

Standar emisi EURO-4 diatur melalui Peraturan Menteri LHK No.P. 20 Tahun 2017 Tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor roda 4 atau lebih Tipe Baru Kategori M, N dan O.

Tertuang dalam pasal 2 ayat 1, setiap usaha dan/atau kegiatan produksi kendaraan bermotor tipe baru, wajib memenuhi ketentuan Baku Mutu Emisi Gas Buang standar EURO-4.


Dede Imran
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini