6 Kebiasaan Positif Orang Kaya yang Sering Disia-siakan Orang Miskin

Sabtu 08 Juni 2024, 15:30 WIB
Ilustrasi - Kebiasaan baik orang kaya yang terkadang dianggap sepele oleh kalangan orang miskin. (Sumber : Pexels.com/@Andrea Piacquadio).

Ilustrasi - Kebiasaan baik orang kaya yang terkadang dianggap sepele oleh kalangan orang miskin. (Sumber : Pexels.com/@Andrea Piacquadio).

SUKABUMIUPDATE.com -  Orang miskin terkadang abai untuk meneladani dan meniru kebiasaan baik yang umum dilakukan kalangan orang kaya.

Padahal, kebiasaan baik itu bisa mengubah nasib dan masa depannya jika konsisten dilakukan oleh orang miskin.

Pasalnya, kebiasaan orang kaya memang tergolong positif, bahkan bisa dibilang salah satu faktor dan alasan di balik kesuksesannya selama ini.

Untuk itu, ketahui sejumlah kebiasaan baik orang kaya dalam kesehariannya dan kadang disepelekan dan tidak dilakukan orang miskin.

1.Selalu Ingin Belajar

Orang kaya sangat senang untuk belajar, dimanapun, dan kapan pun, serta kepada siapa pun. Sebab, mereka menyadari bahwa belajar dapat membuatnya berkembang dan maju. Meninggalkan belajar berarti sama halnya membunuh masa depannya.

Sedangkan sebagian orang miskin terkadang terlalu menyepelekan pentingnya belajar. Seakan menganggap belajar cukup selesai di bangku sekolah. Padahal, kesuksesan harus dimodali dengan proses belajar yang tiada henti.

2.Circle Pertemanan Positif

Lingkaran pertemanan orang kaya pada umumnya adalah pengusaha, konglomerat dan orang-orang yang positif. Tak ayal, mental positif orang kaya terjaga karena teman-temannya juga memiliki aura positif.

Orang kaya sadar bahwa untuk mencapai kesuksesan harus dibarengi dengan lingkaran yang positif. Itu sebabnya, mereka enggan larut dalam lingkaran orang-orang miskin. Karena khawatir mentalnya ikut hanyut.

3.Sering Olahraga

Kebiasaan orang kaya lainnya adalah olahraga, senam atau yoga. Gaya hidup ini didasari atas kesadaran penuhnya tentang pentingnya kesehatan selama hidup. Karena jika fisik sehat, maka akan mudah meraih apa yang diimpikan.

Selain itu, olahraga bisa menjaga kesehatan mental, sehingga saat pikiran selalu baik, maka akan mendorong pekerjaan dan bisnis menjadi lancar. Hal itu yang dicamkan oleh kalangan orang kaya.

4.Menabung dan Investasi

Tidak ada jaminan masa depan yang lebih baik selain menabung dan investasi. Kedua hal inilah yang menjadi kebiasaan orang kaya dalam menatap hari esok. Bahkan kebiasaan menabung dan investasi ini pada umumnya sudah dibiasakan sejak kecil oleh mereka.

Bedanya dengan orang yang bermental miskin, mereka kadang terlalu abai betapa pentingnya menyisihkan uang untuk ditabung dan investasi, sehingga membuat kehidupannya melarat di kemudian hari.

5.Disiplin Tinggi

Gaya hidup orang kaya juga menerapkan disiplin tinggi dalam hidupnya, mereka tidak menunda pekerjaan dan sangat memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

Meski mereka sudah banyak uang, bukan berarti lupa dengan jam-jam kapan harus bekerja, istirahat dan sebagainya. Semuanya diatur dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi di setiap harinya.

6.Selalu Berpikir Positif

Kebiasaan baiknya lagi, orang kaya cenderung positif pikirannya dan tidak mau menjebak dirinya dalam pikiran yang negatif. Karena membiarkan pikiran selalu negatif tidak akan membuatnya berkembang dan maju.



AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Berita Terkait
Berita Terkini
Internasional15 Juni 2024, 00:38 WIB

Panglima TNI: Ormas Sipil Bisa Ikut Pasukan Perdamaian di Palestina

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyatakan bahwa keikutsertaan organisasi tersebut akan diatur oleh Kementerian Luar Negeri.
Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI | Foto : Youtube Kompas
Sukabumi15 Juni 2024, 00:14 WIB

Penempatan Guru P3K PAI Di Cidolog Sukabumi Picu Polemik, Peran Pengawas PAI Disorot?

Penempatan guru P3k PAI di SDN Tegallega, Desa Tegallega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi memicu polemik ditengah warga.
Polemik penempatan guru P3K PAI di SDN Tegallega Cidolog Kabupaten Sukabumi | Foto : Ragil Gilang
Sukabumi15 Juni 2024, 00:03 WIB

Bertemu Ratusan Kades, Bapenda Sukabumi Sosialisasikan Optimalisasi PBB P2

Kegiatan sosialisasi ini salah satu langkah Bapenda Kabupaten Sukabumi dalam menggenjot penerimaan PAD dari sektor PBB P2.
Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi PBB P2 yang digelar Bapenda Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi14 Juni 2024, 23:50 WIB

Tak Ditanggung BPJS, Kisah Korban Geng Motor di Sukabumi Sempat Tertahan di IGD Gegara Biaya

Pengobatan AAM (21 tahun) seorang pemuda asal Citamiang, Kota Sukabumi yang merupakan korban keganasan kawanan geng motor hingga tiga jari kanannya hampir putus tak ditanggung BPJS
Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) Kota Sukabumi | Foto : Asep Awaludin
Sukabumi14 Juni 2024, 22:31 WIB

Rawan Kecelakaan, 5 Orang Tewas Tertabrak Kereta Sukabumi Selama Semester I 2024

Keberadaan rel kereta api di Sukabumi menyisakan cerita-cerita tragis. Terutama seringnya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Dalam semester 1 tahuan 2024, sebanyak 5 orang tewas akibat tertabrak kereta api di Sukabumi| Foto: Istimewa
DPRD Kab. Sukabumi14 Juni 2024, 22:25 WIB

DPRD Sukabumi Soroti Soal UHC hingga DTKS di Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Muhamad Yusuf membeberkan apa saja yang disampaikan pihaknya dalam Forum Kemitraan Faskes BPJS Kesehatan.
Jajaran Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerjasama Fasilitas Kesehatan tahun 2024. (Sumber : Dokpim Pemkab Sukabumi)
Keuangan14 Juni 2024, 21:49 WIB

Wujudkan Komitmen Perkuat Ekosistem Halal Indonesia, BSI Gelar International Expo 2024

BSI International Expo 2024 bertema Connecting You to Halal Lifestyle Ecosystem akan digelar selama 4 hari di JCC Senayan, Jakarta.
BSI siap menggelar BSI International Expo 2024. (Sumber : Istimewa)
Jawa Barat14 Juni 2024, 21:24 WIB

Parkir di Masjid Raya Al Jabbar Digratiskan Sementara, Ini Alasannya

Gratiskan sementara biaya parkir, Pengelola Masjid Raya Al Jabbar Bandung tegaskan bila ada yang memungut dinyatakan ilegal.
Masjid Raya Al Jabbar. (Sumber : Humas Pemkot Bandung)
Sukabumi14 Juni 2024, 21:20 WIB

Diguyur Hujan Deras, BPBD Kota Sukabumi Tangani 4 Bencana Alam di Cikole

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menangani bencana alam yang terjadi di empat lokasi di Kecamatan Cikole
BPBD Kota Sukabumi saat menangani bencana banjir di Cikole | Foto : Asep Awaludin
Internasional14 Juni 2024, 21:10 WIB

Wukuf di Arafah, 1.169 Tenda Disiapkan bagi Jemaah Haji Indonesia

Menyambut pelaksanaan puncak haji, PPIH Arab Saudi mempersiapkan sebanyak 1.169 tenda di Arafah bagi jemaah Indonesia.
Jemaah haji Indonesia mulai tiba di Arafah. (Sumber : Kemenag RI)