Ingin Jadi Orang Bijaksana? Terapkan 6 Kebiasaan Penting Ini dengan Telaten

Sabtu 08 Juni 2024, 09:45 WIB
Ilustrasi - Kebiasaan baik yang bikin seseorang lebih bersikap bijaksana dalam hidup. (Sumber : Pexels.com/@RDNE Stock project).

Ilustrasi - Kebiasaan baik yang bikin seseorang lebih bersikap bijaksana dalam hidup. (Sumber : Pexels.com/@RDNE Stock project).

SUKABUMIUPDATE.COM  - Menjadi orang bijaksana memang tidak mudah, karena memang membutuhkan niat serius, kesabaran dan konsistensi dengan waktu yang cukup lama selama hidup.

Meskipun begitu, setiap pribadi memang harus melatih diri menjadi bijaksana, karena sikap tersebut akan menuntun diri menjadi lebih baik menjalani hidup.

Maka dari itu, beberapa kebiasaan baik harus coba diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk melatih diri menjadi bijaksana. Yuk simak!

1. Melihat Sesuatu dari Dua Sisi

Menjadi pribadi yang bijaksana harus dilatih selama bertahun-tahun, di antaranya dengan membiasakan diri melihat sesuatu dari dua sisi. Sebab, kebiasaan ini menjadikan pikiran lebih cermat, detail dan adil.

Pasalnya, tidak sedikit orang yang lantaran hanya melihat satu sisi saja, kemudian menghasilkan keputusan yang konyol, tidak tepat sasaran dan cenderung merugikan bagi diri sendiri dan orang lain.

Selain itu, kebiasaan ini sebenarnya sedang melatih diri untuk lebih sabar dan penuh pertimbangan, sehingga tidak mudah menyimpulkan dan menghakimi orang lain.

2. Tenang di Situasi dan Kondisi Apapun

Melatih ketenangan memang sulit dan butuh waktu serta kerja keras yang bersifat memaksa pada diri sendiri. Karena itu, setiap menghadapi rintangan dan tantangan harus dipaksa tenang agar menjadi kebiasaan hidup.

Tentu saja, selama masa latihan diri ini, jangan takut dengan masalah. Setiap masalah yang datang harus berani menghadapinya. Momen inilah yang pas melatih ketenangan waktu demi waktu.

3. Mengendalikan Emosi

Sebenarnya, kontrol diri adalah kunci dari kesempurnaan hidup. Semakin pandai mengendalikan emosi, maka semakin dekat dengan kebijaksanaan. Sebaliknya, semakin tidak sabaran seseorang, maka sulit meraih kebijaksanaan.

Karena itu, untuk menjadi bijaksana, seseorang sudah harus menaklukkan emosinya sendiri. Bukan diri yang dikontrol emosi, namun diri yang mengontrol emosi.

4. Mengakui Kesalahan

Tidak hanya harus belajar mengendalikan emosi, berani mengakui kesalahan juga sikap yang harus dibiasakan dengan penuh kesadaran. Sebab, sikap ini akan melahirkan kebesaran hati seseorang.

Semakin menerima atas kesalahannya sendiri, maka semakin luas hatinya. Alhasil, keluasan hatinya akan membentuk jati dirinya menjadi bijaksana.

5. Selalu Peduli ke Orang Lain

Memberikan kepedulian kepada orang lain adalah sikap mulia. Selain itu, kepedulian juga akan membentuk rasa empati, jiwa yang lembut dan peka rasa. Alhasil, di dalam dirinya akan tertanam rasa kasih sayang. Hal inilah yang dimiliki orang bijaksana.

6. Mengambil Inspirasi dari Orang Bijak

Selain latihan mandiri di atas, penting juga untuk langsung mencari inspirasi dan motivasi dari keteladanan orang-orang bijak. Misalnya, membaca kisah orang bijaksana dari buku, internet dan menonton film.

 

 

 

 

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Opini24 Juni 2024, 21:00 WIB

Penerapan Metode Kultur Jaringan pada Petani Pedesaan

Teknik kultur jaringan tanaman (plant tissue culture technique) tidak dapat dipisahkan dari berbagai teknologi terkini yang mewarnai kemajuan bidang pertanian.
Contoh kultur jaringan anggrek dendrobium | Foto : Istimewa
Sehat24 Juni 2024, 21:00 WIB

Pengaruh Terhadap Gula Darah: 3 Tips Memperbaiki Kualitas Tidur Bagi Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Bagi penderita diabetes, penting untuk selalu menjaga kualitas tidurnya demi mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com/DC Studio)
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Selain Celana Merah dan Bra Ada Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak di Cioray Sukabumi

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Polisi Telusuri Identitas Tengkorak Celana Merah di Cioray Sukabumi

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)