Benarkah Wajah Mirip Berarti Jodoh? Riset Ungkap Alasannya

Jumat 04 Agustus 2023, 07:00 WIB
Rey Mbayang dan Dinda Hauw | Benarkah Wajah Mirip Berarti Jodoh? Riset Ungkap Alasannya | (Sumber : Instagram/@dindahw)

Rey Mbayang dan Dinda Hauw | Benarkah Wajah Mirip Berarti Jodoh? Riset Ungkap Alasannya | (Sumber : Instagram/@dindahw)

SUKABUMIUPDATE.com - Ada kemiripan wajah dengan pasangan kerap dikaitkan dengan tanda-tanda dia adalah jodoh. Ini bahkan diperkuat dengan ilmu cocokologi netizen yang semakin vokal di ruang digital.

Padahal, penting untuk diingat bahwa kemiripan wajah tidak menjadi acuan utama dalam menentukan kecocokan atau keberhasilan hubungan.

Lantas, apakah wajah mirip dengan pasangan pertanda jodoh? Simak penjelasannya sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber!

Wajah Mirip Berarti Jodoh: Mitos atau Fakta?

Melansir klikdokter.com, kebanyakan orang mengganggap bahwa wajah mirip berarti jodoh.

Baca Juga: 20 Contoh Babasan Sunda dan Artinya: Ngarasa Ieu Aing Alias Adigung

Pandangan ini lebih diyakini sebagai suatu mitos atau kepercayaan yang berkembang di masyarakat. Faktor-faktor seperti kesamaan minat, nilai-nilai yang sejalan, kompatibilitas pribadi dan komunikasi yang baik jauh lebih relevan sebagai cara membangun hubungan sehat dan bahagia.

Kemiripan fisik antara pasangan dapat saja ada, akan tetapi itu lebih merupakan kebetulan daripada indikator kecocokan yang sebenarnya. Hubungan yang baik didasarkan pada pengertian, dukungan, dan rasa saling menghargai bukan pada penampilan fisik semata.

Namun, masih mengutip klikdokter.com, secara ilmiah, ternyata ada bukti bahwa jodoh mempunyai wajah yang mirip bukanlah sebuah mitos.

Baca Juga: 10 Tips Tampil Cantik Setelah Bangun Tidur, Bikin Pasangan Jatuh Cinta

Riset menunjukkan bahwa pasangan yang menikah awalnya memang tidak ada kemiripan satu sama lain. Namun setelah usia 25 tahun pernikahan, kemiripan wajah dengan pasangan bukan hal yang tidak mungkin.

Selain itu, menurut riset, semakin bahagia pasangan pada suatu pernikahan, maka akan semakin mirip kedua wajah pasangan tersebut.

Robert Zajonc, seorang psikolog di Universitas Michigan, menyebutkan bahwa kemiripan wajah pasangan ini disebabkan oleh pertukaran emosi yang telah dilakukan selama bertahun-tahun. 

Penelitian menyebutkan faktor seperti kesamaan makanan selama bertahun-tahun berpengaruh pada penimbunan jaringan lemak sehingga berkontribusi terhadap kemiripan wajah, walaupun hal tersebut tidak krusial.

Pasangan juga akan mengalami pertukaran ekspresi mimik wajah yang sama selama bertahun-tahun. Hal tersebut merupakan empati tersendiri sehingga membuat wajah semakin mirip dengan pasangan.

Baca Juga: 9 Cara Menghibur Pasangan yang Sedang Sedih, Beri Perhatian dan Cinta

Penelitian yang yang dilakukan oleh Olaf Dimberg, psikolog dari Swedia kemudian membuktikan tentang ekspresi mimik. Penelitian dilakukan dengan mengukur kadar ketegangan di otot muka dalam foto dengan ekspresi yang beragam.

Pada foto yang menunjukkan kemarahan, orang yang melihatnya secara tidak sadar memiliki ekspresi marah yang hampir sama. Ini bisa terjadi berkat peran otot wajah dalam mengatur aliran darah yang mengalir ke otak.

Pembuluh darah karotis yang terletak di dalam leher bertugas memberikan pasokan darah ke dalam otak turut mempunyai percabangan pembuluh darah ke area wajah.

Ketika otot wajah lebih rileks, maka aliran darah ke otak pun akan semakin banyak. Alhasil, banyak bagian dari otak yang mendapatkan lebih banyak pasokan darah.

Baca Juga: Mencintai Teman Diam-diam, Tanda Terjebak Hubungan Friendzone?

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pasangan akan lebih mirip satu sama lain karena memiliki ekspresi wajah yang sama dalam waktu yang lama pula.

Kemiripan wajah pasangan dimulai ketika keduanya berbagi ekspresi setiap harinya. Oleh karena itu, semakin bahagia pernikahan seseorang, maka kemiripan wajah pasangan juga akan semakin kuat.

Namun demikian, perlu diingat bahwa setiap hubungan adalah unik dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penting untuk fokus pada kualitas hubungan, interaksi yang positif, dan kompatibilitas emosional daripada mengandalkan pandangan atau kepercayaan mitos seperti wajah mirip jodoh.

Jika Updaters sedang mencari pasangan, tetap terbuka dan jangan terpaku pada asumsi atau harapan tertentu tentang penampilan fisik. Coba untuk mengenal orang lain secara lebih mendalam dan berusaha membangun hubungan berdasarkan koneksi yang berarti.

Sumber: Berbagai Sumber.

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Produk21 Februari 2024, 07:25 WIB

Jelang Ramadan, Harga Cabai di Pasar Parungkuda Sukabumi Tembus Rp90 Ribu Per Kg

Pedagang ungkap penyebab semakin pedasnya harga cabai di Pasar Parungkuda Sukabumi jelang bulan Ramadan 2024.
Harga cabai mahal di Pasar Parungkuda Sukabumi jelang bulan Ramadan 2024. Pedagang ungkap penyebabnya. (Sumber : SU/Ibnu)
Life21 Februari 2024, 07:00 WIB

Harganya Seringkali Mahal, Simak 10 Cara Menanam Cabai Rawit di Polybag

Berikut ini cara menanam cabai rawit di polybag agar berhasil panen dengan memuaskan
Berikut ini cara menanam cabai rawit di polybag agar berhasil panen dengan memuaskan (Sumber : Freepik/Racool_studio)
Food & Travel21 Februari 2024, 06:00 WIB

Resep Roti Telur Lipat Korea, Inspirasi Sarapan Enak untuk Anak-anak

Roti Telur Lipat Korea adalah pilihan sarapan yang mudah, bergizi, dan lezat untuk anak-anak.
Roti Telur Lipat Korea adalah pilihan sarapan yang mudah, bergizi, dan lezat untuk anak-anak. (Sumber : YouTube/@Devina Hermawan).
Science21 Februari 2024, 05:30 WIB

Prakiraan Cuaca Jabar 21 Februari 2024, Cek Daerah Mana Saja yang Hujan!

Prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat 21 Februari 2024 dimana cuaca berawan berpotensi terjadi di berbagai wilayah termasuk Sukabumi dan sekitarnya
Ilustrasi. Prakiraan cuaca wilayah Jawa Barat 21 Februari 2024 dimana cuaca berawan berpotensi terjadi di berbagai wilayah termasuk Sukabumi dan sekitarnya | Foto: Pixabay
Life21 Februari 2024, 05:00 WIB

Doa Malam Nisfu Sya’ban dari Nabi Yunus AS, Amalkan Sebanyak 3 Kali

Doa Nabi Yunus di malam Nisfu Sya'ban ini dianjurkan diamalkan.
Ilustrasi - Doa Nabi Yunus di malam Nisfu Sya'ban ini dianjurkan diamalkan. | (Sumber : Pixabay.com)
Nasional20 Februari 2024, 22:52 WIB

KPU Sebut Ada Kesalahan Data Pileg di 4.167 TPS dan Pilpres di 1.223 TPS

KPU mengungkapkan adanya kesalahan data pemilihan legislatif atau pileg di 4.167 Tempat Pemungutan Suara atau TPS di Indonesia.
Konferensi pers KPU soal perkembangan Pemilu 2024. (Sumber : KPU RI)
Nasional20 Februari 2024, 22:30 WIB

Perpres Publisher Rights Resmi Disahkan Presiden Jokowi, Ini Harapan AMSI

AMSI mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengesahkan Perpres Publisher Rights.
Pengesahan Perpres Publisher Rights diumumkan oleh Presiden Jokowi dihadapan para pimpinan perusahaan media dan organisasi jurnalis pada puncak peringatan Hari Pers Nasional di Ancol, Jakarta. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi20 Februari 2024, 22:21 WIB

Antisipasi Kerusakan, Perumdam TJM Sukabumi Perbaiki Kebocoran Pipa di Cicurug

Kepala Perumdam TJM Sukabumi cabang Cicurug, Tatang Somantri, menjelaskan bahwa pekerjaan rutin ini dilakukan untuk mengatasi indikasi kebocoran.
Petugas Perumdam TJM Kabupaten Sukabumi cabang Cicurug saat memperbaiki saluran pipa di Ruas Jalan Caringin-Cidahu. (Sumber : Istimewa)
Nasional20 Februari 2024, 22:10 WIB

Dorong Jurnalisme Berkualitas, Jokowi Akhirnya Teken Perpres Publisher Rights

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah meneken Peraturan Presiden (Perpres) Publisher Rights. Perpres ini disebut sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap produk jurnalisme yang berkualitas.
Presiden Joko Widodo saat memberikan sambutan di Hari Pers Nasional di Econventional Hall Ecopark Ancol, Jakarta, Selasa (19/2/2024) | Foto : Capture Youtube Sekretariat Presiden
Sukabumi20 Februari 2024, 21:50 WIB

Minta Kasus Tak Diperbesar, Perajin Siap Ganti Gula Merah Berisi Batu Bata di Sukabumi

Kasus ditemukannya gula kelapa merah yang berisi bongkahan batu bata merah di Kecamatan Tegalbuleud Kabupaten Sukabumi, sudah diselesaikan secara kekeluargaan.
Temuan gula merah berisi batu bata di Tegalbuleud Sukabumi | Foto : Ist