SUKABUMIUPDATE.com - Mengganti warna rambut bisa menjadi cara sederhana untuk mengubah penampilan. Namun, tidak sedikit orang justru merasa wajah terlihat lebih kusam setelah mengecat rambut. Salah satu penyebabnya bisa jadi bukan warna rambutnya yang buruk, melainkan shade yang kurang selaras dengan undertone kulit.
Undertone merupakan rona dasar yang berada di bawah permukaan kulit dan secara umum dibagi menjadi warm, cool, dan neutral. Berbeda dengan warna kulit yang dapat terlihat lebih terang atau gelap, undertone cenderung tetap. Menyesuaikan warna rambut dengan undertone dapat membantu menciptakan tampilan yang terlihat lebih harmonis. Warna rambut bernuansa hangat untuk warm undertone dan nuansa dingin untuk cool undertone. Lantas, bagaimana cara menentukan warna rambut yang cocok?
Cara Mengetahui Undertone Kulit
Sebelum memilih cat rambut, langkah pertama adalah mengenali undertone. Salah satu cara sederhana adalah melihat warna kulit dalam pencahayaan alami.
Perhatikan area kulit di sekitar bawah mata atau bagian dalam pergelangan tangan. Bila kulit cenderung terlihat memiliki rona kebiruan atau kemerahan, undertone bisa mengarah ke cool. Sementara rona kekuningan, keemasan, atau kehijauan dapat mengarah ke warm. Jika sulit menentukan karena kedua nuansa terlihat cocok, kemungkinan undertone termasuk neutral.
Baca Juga: Bukan Cuma Mengurangi Gula, Ini Makanan yang Baik untuk Menjaga Gula Darah
1. Warm Undertone Cocok dengan Warna Hangat
Pemilik warm undertone biasanya memiliki rona kulit yang cenderung keemasan atau kekuningan. Untuk menciptakan tampilan yang menyatu, pilih warna rambut yang mempunyai nuansa hangat.
Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain golden brown, caramel, honey, copper, bronze, dan warm chocolate brown. Nama shade pada kemasan biasanya menggunakan kata seperti golden, bronze, atau copper.
Warna-warna tersebut dapat membantu menonjolkan kesan hangat pada kulit sehingga wajah terlihat lebih bercahaya.
2. Cool Undertone Bisa Memilih Nuansa Dingin
Cool undertone biasanya memiliki rona dasar yang lebih kebiruan atau merah muda. Warna rambut dengan nuansa dingin dapat menjadi pilihan yang lebih harmonis.
Beberapa contoh shade yang bisa dicoba adalah ash brown, cool brown, ash blonde, platinum, champagne, hingga burgundy, ash, platinum, dan champagne sebagai petunjuk warna yang cenderung cool. Warna dengan nuansa ash juga dapat membantu memberikan kesan lebih seimbang jika kulit memiliki kemerahan yang cukup terlihat.
Baca Juga: 5 Makanan yang Bisa Bikin Gula Darah Cepat Naik
3. Neutral Undertone Lebih Fleksibel
Pemilik neutral undertone biasanya berada di antara warm dan cool sehingga memiliki lebih banyak pilihan warna.
Shade seperti neutral brown, soft black, chocolate brown, beige brown, hingga beberapa warna warm atau cool dapat dicoba. Pemilik neutral undertone sebagai kelompok yang cenderung paling fleksibel dalam memilih warna rambut.
Meski begitu, bukan berarti semua warna akan terlihat sama. Tingkat terang-gelap rambut, warna asli rambut, dan kondisi kulit tetap dapat mempengaruhi hasil akhir.
Undertone memang dapat menjadi panduan, tetapi bukan satu-satunya faktor dalam menentukan warna rambut.
Warna rambut alami, tingkat kegelapan rambut, serta apakah rambut pernah melalui proses bleaching juga dapat mempengaruhi hasil. Warna yang terlihat pada kotak cat rambut belum tentu menghasilkan warna identik ketika diaplikasikan pada rambut dengan warna dasar berbeda.
Karena itu, bila ingin mengubah warna secara signifikan, terutama dari rambut gelap menjadi sangat terang, proses bleaching mungkin diperlukan. Perubahan warna yang ekstrem sebaiknya dilakukan secara hati-hati untuk mengurangi risiko rambut menjadi kering atau rapuh.
Pada akhirnya, memilih warna rambut tidak harus sekadar mengikuti tren. Dengan mengenali warm, cool, atau neutral undertone, kamu bisa memiliki gambaran shade yang lebih selaras dengan rona kulit. Yang terpenting, pilih warna yang membuatmu nyaman dan tetap perhatikan kondisi rambut serta keamanan produk sebelum melakukan pewarnaan.
Baca Juga: Lowongan Kerja Sukabumi Lulusan SMA/SMK Semua Jurusan Sebagai Operator Bottling
Sumber: Wella













