Kang Hendar Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak di Jawa Barat

Rabu 24 April 2024, 14:37 WIB
Kang Hendar dalam Penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2021 tentang perlindungan anak, Sabtu, 6 April 2024 di Aula Wisma Panineungan, Gunungjaya Cisaat Kabupaten Sukabumi. (Sumber: doktim)

Kang Hendar dalam Penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2021 tentang perlindungan anak, Sabtu, 6 April 2024 di Aula Wisma Panineungan, Gunungjaya Cisaat Kabupaten Sukabumi. (Sumber: doktim)

SUKABUMIUPDATE.com - Bullying atau perudungan akhir-akhir ini kerap terjadi kepada atau oleh anak-anak. Aksi kekerasaan verbal maupun fisik ini memiliki implikasi psikologis yang cukup berat, baik bagi korban maupun pelaku, sehingga harus dicegah sebagai upaya memberikan perlindungan maksimal bagi anak.

Provinsi Jawa Barat adalah salah satu daerah yang sudah memiliki payung hukum untuk perlindungan anak. Ini diungkap anggota DPRD Jabar, Hendar Darsono atau Kang Hendar saat melakukan kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2021 tentang perlindungan anak, Sabtu, 6 April 2024 di Aula Wisma Panineungan, Jl. Kadudampit KM 2,6 RT 13/03 Desa Gunungjaya Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.

"Kegiatan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, desa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan lainnya ini, Hendar menegaskan bahwa perda perlindungan anak di Jawa Barat harus dipahami sebagai upaya, menjamin hak-hak anak.

“Intinya warga perlu tahu jika di Jawa Barat itu punya perda tentang perlindungan anak. Ini menjadi panduan bagi pemerintah daerah hingga desa untuk berperan aktif mencegah terjadinya aksi-aksi yang merugikan anak-anak,” lanjut anggota Fraksi Partai Demokrat Jabar ini.

Lebih jauh, Kang Hendar memaparkan bahwa perda tersebut lahir untuk melindungi anak sebagai generasi penerus bangsa. Di sisi lain, pemerintah dibutuhkan untuk memastikan tumbuh kembang anak-anak Indonesia tidak terganggu, sehingga bisa menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan.

“Tanggung jawab bersama, jadi untuk anak bukan hanya urusan ayah dan ibu atau keluarga. Tetapi juga menjadi tanggungjawab pemerintah. untuk memperhatikan tumbuh dan kembang anak,” sambungnya.

Perda tersebut, lanjut Kang Hendar mengatur tentang tugas dan kewajiban anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari unsur pemerintahan, soal pentingnya menginformasikan peraturan-peraturan daerah yang telah diputuskan. Penyebarluasan informasi ini dianggap sebagai proses lanjutan dari dibuatnya perda tersebut.

Baca Juga: 150 Siswa Dapat Beasiswa Kuliah di Nusa Putra, Ikhtiar Bupati Sukabumi Tingkatkan SDM

Menurutnya peraturan Daerah nomor 3 tahun 2021 merupakan dasar dan payung hukum pelindung bagi setiap anak yang ada di wilayah provinsi Jawa Barat. sebagai kekuatan hukum turunan dari UU perlindungan anak yang telah diketuk oleh pemerintah RI.

“Kita berharap kedepannya tidak akan lagi kasus kekerasan anak, baik korban anak atau pelaku anak. Kita pastikan anak-anak kita memperoleh hak-hak terbaiknya,” pungkas Kang Hendar. (adv)

Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini
Life27 Mei 2024, 10:00 WIB

10 Cara Efektif Mendisiplinkan Balita, Bunda Yuk Ketahui Langkahnya!

Orang tua harus cara-cara untuk mendisiplinkan balita yang mulai nakal.
Ilustrasi - Orang tua harus cara-cara untuk mendisiplinkan balita yang mulai nakal. | Foto: Pexels.com/@jonathan borba
KATA WARGANET27 Mei 2024, 09:53 WIB

Tips Memilih Jurusan dan Kampus yang Tepat, Jangan Asal Daftar

Memilih jurusan dan kampus yang tepat untuk kuliah adalah keputusan penting yang dapat mempengaruhi masa depan akademis dan karier Anda.
Ilustrasi memilih kampus dan jurusan yang tepat untuk masa depan karir Anda | Foto :  Pixabay
Sehat27 Mei 2024, 09:00 WIB

5 Perubahan Gaya Hidup Sehat untuk Menyembuhkan Kristal Asam Urat

Perubahan gaya hidup sehat sangat membantu untuk menyembuhkan kristal asam urat.
Ilustrasi. Olahraga Rutin. Perubahan gaya hidup sehat sangat membantu untuk menyembuhkan kristal asam urat. Sumber: Freepik/freepik
Sehat27 Mei 2024, 08:00 WIB

Sumber Vitamin C yang Baik, Ini Cara Simpel Membuat Infused Water Jeruk Limau

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari jeruk limau, konsumsi dapat dilakukan dengan memeras airnya dan dicampurkan ke dalam air minum, digunakan sebagai bumbu masakan, atau dalam bentuk jus segar.
Sumber Vitamin C yang Baik, Ini Cara Simpel Membuat Infused Water Jeruk Limau (Sumber : Freepik/azerbaijan_stockers)
Life27 Mei 2024, 07:00 WIB

9 Penampilan Sederhana yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik

Dengan mengikuti prinsip-prinsip look elegant tadi, Anda dapat mencapai penampilan yang sederhana namun tetap menarik dan penuh percaya diri.
Ilustrasi. Penampilan Sederhana yang Membuat Seseorang Terlihat Menarik | Sumber: Freepik.com (senivpetro)
Food & Travel27 Mei 2024, 06:00 WIB

Resep Beef Bulgogi, Hidangan Tradisional Korea dari Daging Sapi

Beef Bulgogi adalah hidangan yang serbaguna dan bisa disesuaikan dengan selera.
Ilustrasi - Resep Beef Bulgogi, Hidangan Tradisional Korea dari Daging Sapi (Sumber : via  Takes Two Eggs)
Science27 Mei 2024, 05:00 WIB

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 27 Mei 2024, Cek Yuk Langit di Awal Pekan

Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Senin 26 Mei 2024.
Prakiraan cuaca hari ini wilayah Jawa Barat termasuk Sukabumi dan sekitarnya Senin 26 Mei 2024. (Sumber : Freepik/@wirestock)
Sukabumi26 Mei 2024, 23:00 WIB

Hutan Mangrove di Geopark Ciletuh Sukabumi Kini Dilengkapi Gedung Edukasi

Hutan mangrove di Geopark Ciletuh Sukabumi kini dilengkapi dengan gedung Sekretariat Pokmasi sebagai pusat informasi dan Edukasi.
Gedung Sekretariat Pokmasi Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi di kawasan Hutan Mangrove. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi Memilih26 Mei 2024, 22:44 WIB

Lantik 1.158 PPS Pilkada 2024, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Minta Jangan Sekadar Numpang Nama

Sebanyak 1.158 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilantik untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi.
Prosesi pelantikan ribuan anggota PPS untuk Pilkada 2024 di Kabupaten Sukabumi. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi26 Mei 2024, 22:08 WIB

Akhirnya, Rumah Tak Layak Huni Keluarga Korban Kecelakaan di Cibadak Sukabumi Diperbaiki

Rumah tidak layak huni milik Fitria, keluarga korban kecelakaan di Cibadak Sukabumi akhirnya diperbaiki dengan swadaya.
Rumah milik Fitria di Kampung Pangadegan RT 19/08 Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diperbaiki swadaya masyarakat. (Sumber : Istimewa)