Trump via Twitter: Salahkan Hakim Jika Hal Buruk Menimpa AS

[object Object]
Senin 06 Feb 2017, 04:39 WIB
Trump via Twitter: Salahkan Hakim Jika Hal Buruk Menimpa AS

SUKABUMIUPDATE.com -  Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menumpahkan amarahnya kepada hakim  James Robart melalui akun Twitternya, Senin, 6 Februari 2017. Presiden Trump mengatakan, jika terjadi hal buruk terhadap AS maka salahkan Robart dan sistem pengadilan.

Robart telah membatalkan keputusannya untuk melarang masuk selama 90 hari untuk warga dari tujuh negara Timur Tengah dan Afrika dan  bagi seluruh pengungsi dari Suriah selama 120 hari.

"Tak dapat percaya seorang hakim akan membuat negara kita dalam bahaya. Jika sesuatu terjadi salahkan dia dan sistem pengadilan. Rakyat mengalir. Buruk! cuir Presiden Trump pada jam 3.39 pagi pada (6/2).

Presiden Trump mengunggah ciutan itu di Twitter saat menghabiskan akhir pekannya di rumah mewahnya di Mar-A-Lagi di Florida.

Setelah menyebarkan ciutan itu, Presiden Trump kemudian menuliskan ciutan keduanya yang juga masih terkait dengan amarahnya pada hakim Robart.

"Saya telah menginstruksikan Menteri Keamanan Dalam Negeri untuk memeriksa orang-orang yang masuk negara kita dengan SANGAT HATI-HATI. Pengadilan sedang membuat pekerjaan ini jadi sangat berat," cuit Presiden Trump.

Seorang sumber yang dekat dengan Gedung Putih mengatakan, kata-kata Presiden Trump yang menyerang hakim akan berdampak buruk pada pemerintahannya.

"Tak seorang pun bahagia Presiden menyerang hakim," ujar sumber ini mengutip CNN, (6/2).

Amarah Presiden Trump yang dialamatkan kepada hakim Robart mengingatkan ucapan rasis Trump kepada hakim Gonzalo Curiel saat masa kampanye pemilihan presiden tahun lalu. Curiel merupakan hakim yang mengadili kasus pelanggaran penggunaan dana Universitas Trump di San Diego.

Presiden Trump menjulukinya "pembenci", hakim yang bias dalam putusannya karena dia Meksiko dan Hispanik. 

 

Sumber: TEMPO

Berita Terkini