TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
bankbjb

Presiden Amerika Serikat Joe Biden: Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir!

Fitriansyah
Penulis
Senin 19 Sep 2022, 13:27 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden: Pandemi Covid-19 Sudah Berakhir!

SUKABUMIUPDATE.com - Presiden Amerika Serikat Joe Biden menyatakan pandemi Covid-19 telah berakhir. Ini adalah pernyataan spontan merujuk sentimen yang berkembang bahwa ancaman virus telah surut.

Melansir Washington Post dari suara.com, Joe Biden menyebutkan hal ini dengan menegaskan bahwa negaranya masih masih memiliki masalah dengan Covid-19.

“Kami masih memiliki masalah dengan Covid-19 kata Biden pada “60 Minutes,” yang ditayangkan Minggu malam. “Kami masih melakukan banyak pekerjaan untuk itu … tetapi pandemi sudah berakhir," kat Joe Biden seperti dikutip dari Washington Post. 

Joe Biden membuat pernyataan pada hari Rabu saat wawancara di pameran mobil di Detroit, merujuk pada kerumunan di acara tersebut. Pameran otomotif tahunan itu terpaksa tidak digelar sejak 2019.

“Jika anda perhatikan, tidak ada yang memakai masker,” kata Biden kepada reporter CBS News, Scott Pelley.

“Semua orang tampaknya dalam kondisi yang cukup baik. Dan jadi saya pikir itu berubah. Dan saya pikir ini adalah contoh sempurna untuk itu.”

Komentar Joe Biden langsung mengundang reaksi di negara. Disebut dapat memperumit upaya pemerintahannya yang sejauh ini gagal untuk mendapatkan dana tambahan dari Kongres untuk melakukan vaksinasi lebih banyak serta untuk mengambil langkah-langkah lain memerangi virus.

Partai Republik pada Minggu malam mengajukan pertanyaan tentang mengapa pemerintah akan memperbarui darurat kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung jika pandemi berakhir.

Deklarasi darurat itu, yang akan berakhir bulan depan, telah memungkinkan pejabat federal untuk mengejar solusi fleksibel di tengah krisis, termasuk dengan cepat mengesahkan perawatan covid baru dan menjaga banyak orang Amerika dilindungi oleh Medicaid, program kesehatan jaring pengaman.

The Urban Institute, sebuah think tank yang melakukan penelitian kebijakan ekonomi dan sosial, memperkirakan bahwa sebanyak 15,8 juta orang Amerika bisa kehilangan cakupan Medicaid setelah pemerintah mengakhiri deklarasi daruratnya.


Fitriansyah
Editor
Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini