SUKABUMIUPDATE.com – Memasuki awal tahun 2026 yang krusial, PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu menegaskan komitmennya untuk menjaga kestabilan pasokan energi, tidak hanya melalui aspek teknis, tetapi juga dengan memperkuat sistem keamanan berlapis. Menjelang hari raya Idul Fitri 1447 H, langkah strategis ini diwujudkan melalui Apel Siaga Kelistrikan yang berbeda dari sebelumnya, dengan menonjolkan koordinasi intensif bersama aparat penegak hukum dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Sebuah pemandangan berbeda terlihat di pintu masuk gerbang utama PLTU Pelabuhan Ratu. Jajaran manajemen PLN IP UBP JPR, yang diwakili oleh Senior Manajer, berbaris bersama personel TNI dan Polri di lokasi Posko Siaga Kelistrikan. Kolaborasi ini menandakan tingkat kesiagaan tinggi dalam mengamankan objek vital nasional dari segala potensi gangguan yang dapat mengancam operasional pembangkit, terutama di masa puncak perayaan Lebaran. Hadirnya personel dari Korps Marinir TNI AL dan satuan polisi dengan atribut lengkap menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mengawal keandalan sistem listrik.
Baca Juga: Tegaskan Tak Ada Impunitas, Prabowo Minta Aktor Intelektual Penyerang Andrie Yunus Diungkap
Apel siaga yang diadakan di ruang Central Control Room (CCR) dan kemudian dilanjutkan di pintu masuk area pembangkit ini bukan hanya sekadar seremoni. Ini adalah bentuk penegasan alur koordinasi pengamanan yang lebih taktis dan terpadu. Fokus pengamanan meliputi area-area kritis seperti pasokan batu bara, area turbin, kontrol room, hingga sistem transmisi. Personel gabungan ini siap siaga 24 jam dengan pola patroli rutin dan respons cepat untuk memastikan stabilitas di gerbang operasi perusahaan.
Menanggapi kolaborasi strategis ini, Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP JPR dalam keterangannya di ruang CCR menyatakan bahwa keamanan pembangkit adalah fondasi utama dari keandalan listrik. "Kolaborasi TNI-Polri dan tim keamanan internal kami adalah pilar penting bagi kesiagaan di tahun 2026 ini. Kami tidak hanya memastikan mesin beroperasi dengan baik di bawah pengawasan manajer senior, tetapi juga memastikan area tersebut aman dari gangguan luar maupun dalam. Momen Idul Fitri harus dirayakan dengan kedamaian, dan listrik yang stabil adalah kontribusi nyata kami untuk itu. Sinergi di lapangan ini adalah wujud pengabdian bersama untuk negara," ungkapnya tegas.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idulfitri 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret
Langkah ini adalah respons proaktif untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat yang sedang berkumpul bersama keluarga di hari kemenangan. Ketersediaan tim respon cepat yang terdiri dari TNI, Polri, dan petugas pengamanan operasional memastikan bahwa setiap potensi risiko dapat dimitigasi dengan cepat dan terukur. Fokus pada aspek safety dan security menjadi bagian tak terpisahkan dari strategi operasional perusahaan di awal tahun ini.
Melalui keberadaan Posko Siaga dan kekuatan gabungan di lapangan, PLN IP UBP JPR berkomitmen untuk tidak hanya menjadi penyedia energi, tetapi juga penjaga ketahanan energi nasional yang andal. Dengan sinergi yang kokoh di antara semua pihak, perusahaan optimis dapat mengawal masa siaga Idul Fitri 2026 dengan sukses, memberikan cahaya tanpa jeda bagi setiap rumah tangga, dan memastikan kenyamanan serta kekhidmatan momen sakral umat Muslim di Indonesia. (Adv)





