bankbjb

Ini Kegiatan Rutin Ramadan yang Ditiadakan di Masjid Agung Palabuhanratu

Minggu 26 Apr 2020, 06:45 WIB
Ini Kegiatan Rutin Ramadan yang Ditiadakan di Masjid Agung Palabuhanratu

SUKABUMIUPDATE.com - Suasana berbeda dirasakan pada ramadan kali ini, di tengah wabah virus Corona yang angkanya belum memperlihatkan penurunan di Kabupaten Sukabumi. 

Hal itu berdampak pada sejumlah kegiatan yang rutin dilaksanakan di Masjid Agung Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi di bulan ramadan. Beberapa kegiatan terpaksa ditiadakan.

BACA JUGA: Masjid Agung Palabuhanratu Kembali Gelar Salat Jumat, Jemaah Wajib Pakai Masker

Ketua Ikatan Pemuda Remaja Masjid Agung Palabuhanratu, Shofar Sauqy Hazeli mengatakan kegiatan yang ditiadakan seperti kuliah subuh yang biasa diikuti anak-anak dan remaja, hingga mahasiswa dan masyarakat umum. Kemudian kegiatan ngabuburit di masjid dan tadarus juga terpaksa ditiadakan.

"Kegiatan di masjid ditiadakan untuk menghindari penyebaran virus Corona. Menyambut ramadah kita juga biasanya ada pawai tarhib, sekarang tidak ada. Kuliah subuh, tadarus, hadroh hadroh dan marawis saat ngabuburit juga ditiadakan," kata Shofar kepada sukabumiupdate.com, Minggu (26/4/2020).

BACA JUGA: Tak Ada Bukber dan Aturan THR, Edaran Bupati Sukabumi Soal Ramadan Tahun Ini

Shofar melanjutkan, beberapa kegiatan ditiadakan juga mengingat anjuran pemerintah soal physical distancing dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kendati demikian, untuk Salat Tarawih di Masjid Agung Palabuhanratu tetap dilaksanakan, dengan catatan jemaah wajib menjalankan protokol maksimal.

"Tarawih tetap dilaksanakan, tapi wajib pakai masker, bawa alat ibadah sendiri, dicek suhu tubuh dan mencuci tangan sebelum dan saat keluar masjid. Kultum setelah Salat Tarawih juga ditiadakan," lanjutnya.

BACA JUGA: Salat Jumat Tetap Ada, Masjid Agung Palabuhanratu Sukabumi Dibersihkan

Shofar berharap, wabah Covid-19 ini cepat berakhir, tidak hanya di Kabupaten Sukabumi namun Indonesia bahkan seluruh dunia agar masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.


Halaman :
BERITA TERPOPULER
Berita Terkini
Kecelakaan Beruntun di Palabuhanratu Sukabumi Akibat Rem Blong Kecelakaan beruntun di Jalan raya Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terjadi pada Minggu, 27 November 2022. 28 Nov 2022, 09:21 WIB
Mobil Milik Warga Cikembar Sukabumi Dicuri saat Diparkir di Pinggir Jalan Diduga aksi pencurian mobil di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi itu dilakukan dengan membobol kunci kendaraan. 28 Nov 2022, 08:56 WIB
Prakiraan Cuaca Sukabumi 28 November: Waspada Ada Potensi Hujan Prakiraan Cuaca Sukabumi hari ini diperkirakan akan hijan pada siang atau sore hingga menjelang malam hari. 28 Nov 2022, 08:00 WIB
Hati-hati! Ini Bahayanya Ketiduran Pakai Softlens, Bisa Bikin Mata Kering Lupa melepas lensa kontak atau softlens hingga terbawa tidur bisa menyebabkan masalah pada mata 28 Nov 2022, 07:01 WIB
Resep Milkshake Cokelat Kekinian, Minuman Menyegarkan Favorit si Kecil Milkshake adalah minuman yang menyegarkan dan menjadi favorit si kecil 28 Nov 2022, 06:00 WIB
Banyak Karyawan Kena PHK, Ini 5 Cara Mendukung Pasangan yang Kehilangan Pekerjaan Kehilangan pekerjaan merupakan hal yang berat karenanya pasangan harus saling mendukung saat itu terjadi 27 Nov 2022, 22:59 WIB
Sagitarius Sang Petualang, 5 Zodiak Ini Berpotensi Jadi Jodoh Terbaiknya! Sagitarius sang pencinta kebebasan, pastinya tidak akan sembarangan dalam memilih pasangan. 27 Nov 2022, 22:00 WIB
Libatkan 4 Kendaraan, Kronologi Kecelakaan Beruntun di Citarik Sukabumi Kecelakaan beruntun melibatkan 4 kendaraan terjadi di Jalan raya Citarik, tepatnya di Kampung Lio Rt.03/06 Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/11/2022). 27 Nov 2022, 21:27 WIB
bjb Kirim Logistik untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur yang Belum Tersentuh Bantuan bank bjb menunjukkan kepedulian dan perhatian besar terhadap bencana kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. 27 Nov 2022, 21:00 WIB
BPJS Khusus Orang Kaya Heboh, Simak Penjelasan dan Tarif Iuran Terbaru BPJS khusu orang kaya tersebut disampaikan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin dirinya berharap jika orang kaya tidak membebani BPJS Kesehatan dan negara. 27 Nov 2022, 21:00 WIB